- Bahlil prioritaskan relaksasi RKAB batu bara untuk kebutuhan PLN dan industri.
- PLN pastikan kebutuhan 152 juta ton batu bara 2026 hampir seluruhnya aman.
- Pemerintah bentuk tim khusus agar pasokan batu bara PLTU tetap terjaga.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan relaksasi kuota produksi batu bara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 akan difokuskan untuk menjamin pasokan kebutuhan domestik atau Domestic Market Obligation (DMO), terutama bagi sektor ketenagalistrikan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan relaksasi tersebut dilakukan secara terukur agar kebutuhan dalam negeri tetap terpenuhi tanpa mengganggu keseimbangan pasar batu bara global.
"Untuk RKAB batu bara kita menjaga supply and demand. Saya kan sudah katakan bahwa kita akan melakukan relaksasi yang terukur. Kita memprioritaskan kebutuhan dalam negeri, baik industri maupun PLN," kata Bahlil di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Meski memastikan relaksasi kuota akan diberikan, Bahlil belum bersedia mengungkap besaran tambahan produksi batu bara yang akan disetujui pemerintah tahun ini.
"Saya akan mengumumkan nanti di akhir tahun saja," ujarnya.
Di sisi lain, PT PLN (Persero) memastikan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik nasional dalam kondisi aman. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan kebutuhan batu bara perseroan mencapai 152 juta ton per tahun dan hampir seluruhnya telah diamankan.
"Kebutuhan batu bara untuk PLN per tahun 152 juta ton, dan saat ini sudah ada penugasan lebih dari 200 juta ton. Dari 152 hampir semuanya tercukupi dan sedang dalam proses kontrak," kata Darmawan.
Menurutnya, kontrak pasokan tersebut juga telah disesuaikan dengan spesifikasi teknis pembangkit, baik untuk PLTU milik PLN maupun pembangkit listrik swasta (Independent Power Producer/IPP).
"Sehingga kontrak untuk memenuhi 152 juta ton per tahun dengan spesifikasi yang sesuai dengan pembangkit baik milik PLN maupun milik mitra kami ini dalam proses yang sangat cepat sekali dan Insya Allah terpenuhi," ujarnya.
Baca Juga: Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia
Pernyataan tersebut sekaligus meredam kekhawatiran terkait pasokan batu bara setelah sebelumnya terjadi pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah, khususnya di Pulau Jawa, yang sempat dikaitkan dengan isu minimnya stok batu bara di sejumlah PLTU.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah juga telah membentuk tim khusus pengadaan batu bara untuk PLN yang melibatkan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM, BPKP, hingga PLN. Langkah ini diharapkan mampu memastikan pasokan batu bara bagi pembangkit listrik tetap terjaga sehingga keandalan sistem kelistrikan nasional tidak terganggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?
-
Bedak Padat Pixy untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Cek Rekomendasi Shade Ini Biar Nggak Abu-abu
-
Bahlil Buka Keran Produksi Batu Bara, Prioritaskan Pasokan PLN dan Industri Dalam Negeri
-
Pimpinan KPK Bongkar Cara Agar Kepala Daerah Tidak Terjaring OTT
-
Stop Sebut Gen Z Manja! Mereka Cuma Mau Bekerja Tanpa Kehilangan Kewarasan
-
3038 WNI Dipulangkan ke Indonesia Sejak Perang AS - Iran Memanas
-
BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 92W, Masyarakat Diminta Waspada Dampaknya
-
GoldenEye Malam Ini di Trans TV: Kebangkitan Sang Agen 007 dan Debut Gemilang Pierce Brosnan
-
Roy Suryo Yakin Menang Kasus Ijazah Jokowi Usai Hakim Terima Eksepsi Dokter Tifa
-
Jangan Salahkan Ekonomi, Tanyakan Siapa yang Mengelolanya