Bisnis / Keuangan
Selasa, 28 Juli 2026 | 09:59 WIB
Sumber Sinergi Makmur. [foxlogger]
Baca 10 detik
  • PT Sumber Sinergi Makmur Tbk melaporkan kenaikan pendapatan sebesar 12 persen pada Semester I 2026.
  • Perusahaan melanjutkan transformasi berbasis AI secara bertahap hingga pertengahan 2028 untuk mengotomatisasi pekerjaan administratif.
  • Penerapan teknologi AI ditargetkan meningkatkan efisiensi operasional bisnis hingga 45 persen secara berkelanjutan.

Suara.com - PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) melaporkan kinerja keuangan Semester I 2026 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba kotor di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Berdasarkan laporan perusahaan, pendapatan IOTF meningkat 12 persen dibandingkan Semester I 2025. Sementara laba kotor naik 20 persen secara tahunan (year-on-year).

Perseroan menyebut, capaian tersebut ditopang oleh peningkatan efisiensi operasional dan kualitas pendapatan.

Selain melaporkan kinerja keuangan, perusahaan juga melanjutkan transformasi berbasis Artificial Intelligence (AI). Implementasi teknologi tersebut ditargetkan berlangsung secara bertahap hingga pertengahan 2028.

Dalam rencana tersebut, sekitar 90 persen komposisi tenaga kerja ditargetkan berada pada level supervisor dan manajer. Sementara sejumlah pekerjaan administratif maupun operasional yang bersifat repetitif akan diotomatisasi menggunakan sistem AI.

Perseroan menyebut penerapan AI diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan proses bisnis hingga 45 persen.

Ilustrasi AI atau Artificial Intelligence. (Freepik)

Selain itu, pemanfaatan teknologi tersebut juga ditujukan untuk mempercepat pengambilan keputusan berbasis data secara real time, meningkatkan kepuasan dan retensi pelanggan, serta mendukung pengembangan layanan perusahaan.

CEO PT Sumber Sinergi Makmur Tbk, Alamsyah, mengatakan perusahaan terus mengembangkan pemanfaatan AI dalam proses bisnis.

“Kami terus fokus dalam memperkuat teknologi AI yang dapat menyederhanakan proses bisnis perusahaan kami," ujarnya kepada wartawan, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga: Transaksi QRIS BRI Melonjak 76 Persen, Perkuat Ekosistem Digital dan Merchant

Menurut perseroan, implementasi AI juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas internal dan memperkuat daya saing perusahaan di industri teknologi.

Dengan penguatan fondasi teknologi tersebut, perusahaan menargetkan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan.

"Kami sangat yakin bahwa kalau perusahaan kami sendiri sudah baik dalam implementasi AI, maka konsumen akan percaya dan memilih kami sebagai rekan kerja dalam membantu mereka memonitor pergerakan kendaraan yang ada dan pada akhirnya kami tetap menjadi pemenang dalam kompetisi di industri IoT transportasi darat di Indonesia," pungkasnya.

Load More