- Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah pada level 6.091 akibat kenaikan harga minyak dunia.
- Peningkatan harga minyak mentah dipicu oleh serangan Iran terhadap pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah.
- Phintraco Sekuritas menyatakan sektor properti mengalami koreksi terbesar sedangkan sektor teknologi mencatatkan kenaikan tertinggi.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di zona merah hingga akhir perdagangan, Rabu, 29 Juli 2026. IHSG ditutup melemah 39,20 poin atau 0,63 persen ke level 6.091.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, pelemahan IHSG terjadi di tengah kenaikan kembali harga minyak dunia akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Indeks sempat dibuka di level 6.141 dan menyentuh level tertinggi harian di 6.174 sebelum akhirnya berbalik melemah hingga menyentuh level terendah 6.029.
Phintraco Sekuritas menjelaskan, tekanan terhadap pasar saham domestik terjadi seiring kembali menguatnya harga minyak mentah lebih dari 3 persen setelah Iran melancarkan serangan terhadap pasukan Amerika Serikat (AS).
"IHSG ditutup melemah di level 6.091,39 (-0,64%) pada perdagangan Rabu (29/7), setelah sempat dibuka menguat. Saham sektor properti mengalami koreksi terbesar (-2,75%) dan saham sektor teknologi membukukan kenaikan terbesar (+0,18%)," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Secara teknikal, Phintraco menilai indikator MACD mulai menunjukkan pelemahan momentum, meski IHSG masih bertahan di atas rata-rata pergerakan jangka menengah.
"Sementara itu secara teknikal, histogram positif MACD menyempit dan berpotensi mengalami Death Cross. Namun IHSG masih bertahan di atas MA20 dan MA50. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi bergerak sideways pada kisaran 6.000-6.150 pada perdagangan Kamis (30/7)," tulis Phintraco Sekuritas.
Data Perdagangan IHSG
- IHSG: 6.091 turun 39,20 poin (-0,63 persen)
- Pembukaan: 6.141
- Tertinggi: 6.174
- Terendah: 6.029
- Nilai transaksi: Rp22,77 triliun
- Volume transaksi: 37,72 miliar saham
- Frekuensi transaksi: 1.929.899 kali
Top Value
Baca Juga: Meski IHSG Ambruk, Investor Asing Guyur Dana Rp9,16 T di Pasar Modal
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Top Volume
- PT Bank Neo Commerce Tbk (BNBR)
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
- PT Kota Satu Properti Tbk (KOTA)
Top Gainers LQ45
- PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) +2,80 persen
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) +2,29 persen
- PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) +1,65 persen
Top Losers LQ45
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) -3,64 persen
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) -2,82 persen
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) -2,61 persen
Top Gainers JII
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) +5,26 persen
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) +0,96 persen
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) +0,36 persen
Top Losers JII
- PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) -5,20 persen
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) -5,04 persen
- PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) -3,89 persen
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Dukung Petani Blora, Bulog Tingkatkan Kolaborasi demi Menjamin Penyerapan Tebu
-
BGN Sebut 116 Juta Warga Indonesia Masih Kurang Makan, Daerah Stunting Tinggi Jadi Prioritas MBG
-
Dinasti Jokowi Belum Habis! Kaesang Berpeluang Melenggang ke Senayan Lewat 'Kandang Banteng'
-
Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa
-
Pria Sumsel Tega Cabuli Anak Bawah Umur di Lampung Utara, Foto Polos Jadi Senjata Teror
-
Ekspansi ke DIY, VinFast Resmikan Dealer Perdana di Sleman dan Promo Bebas Biaya Tukar Baterai
-
KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa
-
Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?
-
Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir
-
Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya