Bisnis / Keuangan
Senin, 03 Agustus 2026 | 13:25 WIB
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan melemah tipis ke level 6.234 pada akhir perdagangan sesi pertama, Senin, 3 Agustus 2026.
  • Perdagangan sesi pertama ditopang oleh penguatan tiga sektor utama, yaitu sektor siklikal, basic material, dan non-siklikal.
  • Saham AMMN mencatat nilai transaksi terbesar mencapai Rp417,12 miliar, sedangkan IATA menjadi saham dengan volume perdagangan teraktif.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai melemah hingga akhir perdagangan Sesi I, Senin (3/8/2026). IHSG pada sesi I berada di level 6.234, turun 1,84 poin atau 0,03 persen.

Berdasarkan data Phillip Sekuritas Indonesia, perdagangan IHSG sepanjang sesi I ditopang oleh tiga sektor utama, yakni sektor siklikal yang naik 4,767 poin, basic material menguat 3,798 poin, dan non-siklikal yang bertambah 2,757 poin.

Pada sesi I ini, sebanyak 23,09 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp7,69 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,39 juta kali.

IHSG mulai melemah tipis. [Antara]

Dari sisi aktivitas perdagangan, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi emiten dengan nilai transaksi terbesar mencapai Rp417,12 miliar.

Posisi berikutnya ditempati PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp403,99 miliar, serta PT Kota Satu Properti Tbk (KOTA) sebesar Rp370,64 miliar.

Sementara itu, dari sisi volume perdagangan, saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (IATA) menjadi yang paling aktif ditransaksikan dengan volume mencapai 27,40 juta saham. Disusul BUMI sebanyak 23,78 juta saham, dan KOTA sebanyak 22,51 juta saham.

Top Value

  • AMMN: Rp417,12 miliar
  • BUMI: Rp403,99 miliar
  • KOTA: Rp370,64 miliar

Top Volume

  • IATA: 27,40 juta saham
  • BUMI: 23,78 juta saham
  • KOTA: 22,51 juta saham

Top Gainers

Baca Juga: CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!

  • TKIM naik 575 poin ke Rp7.075
  • GGRM naik 500 poin ke Rp19.500
  • UNIC naik 325 poin ke Rp15.625
  • POLU naik 300 poin ke Rp12.550
  • MAPI naik 235 poin ke Rp1.790

Top Losers

  • DCII turun 8.325 poin ke Rp183.025
  • ADES turun 1.150 poin ke Rp32.850
  • SRAJ turun 575 poin ke Rp11.475
  • TCPI turun 350 poin ke Rp4.700
  • MGLV turun 250 poin ke Rp8.100

Load More