Bisnis / Keuangan
Senin, 03 Agustus 2026 | 18:34 WIB
Boss PT Djarum Robert Budi Hartono.
Baca 10 detik
  • Gurita bisnis Robert Budi Hartono mencakup sektor perbankan hingga teknologi.
  • Sektor elektronik menjadi salah satu lini gurita bisnis Robert Budi Hartono.
  • Ekspansi agrobisnis memperluas jangkauan gurita bisnis Robert Budi Hartono di Indonesia.

Suara.com - Robert Budi Hartono kini resmi menjadi pemegang saham pengendali tunggal di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Hal ini menyusul berpulangnya kakak Robert Budi Hartono sekaligus rekan bisnis setianya, Michael Bambang Hartono.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencatat perubahan ini per 29 Juli 2026.

Robert kini menguasai 51% saham PT Dwimuria Investama Andalan, perusahaan yang memegang 54,94% saham BCA.

Profil Robert Budi Hartono: Dari Kudus Mengguncang Dunia

Gedung Bank Central Asia (BCA) di Jakarta, Rabu (28/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Robert Budi Hartono lahir dengan nama Oei Hwie Tjhong di Semarang pada 28 April 1940.

Ia merupakan putra kedua dari pendiri Djarum, Oei Wie Gwan.

Bersama sang kakak, Bambang Hartono, Robert mewarisi pabrik rokok Djarum yang hampir musnah terbakar pada tahun 1963, tak lama setelah ayah mereka meninggal dunia.

Bukannya menyerah, di tangan Robert dan Bambang, Djarum justru bangkit menjadi raksasa kretek dunia.

Baca Juga: Apa Penyebab Wangi Parfum Tidak Tahan Lama di Kulit Kering? Ini 5 Tips agar Awet

Tak puas di industri tembakau, mereka melakukan ekspansi agresif dengan mengambil alih BCA dari keluarga Salim pasca krisis 1998, yang kemudian menjadi mesin uang utama mereka hingga saat ini.

Harta Kekayaan yang Bikin Silau

Berdasarkan data Real Time Net Worth Forbes per Agustus 2026, Robert Budi Hartono menempati peringkat ke-184 orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai 15,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp282,4 triliun.

Sementara itu, Bloomberg Billionaires Index mencatat angka yang lebih fantastis, yakni 19,9 miliar dolar AS atau setara Rp358 triliun.

Sebagian besar pundi-pundinya berasal dari kepemilikan saham di BCA serta gurita bisnis Djarum Group yang merambah berbagai sektor.

Gurita Bisnis Robert Budi Hartono

Load More