IHSG Ditutup Tergelincir Tapi Tetap di Level 6.600, Saham Sektor Kesehatan Meroket

Senin, 07 September 2026 | 17:15 WIB
IHSG terkoreksi hari ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG melemah 0,25 persen ke level 6.619,673 pada perdagangan Senin, 7 September 2026, akibat sentimen eksternal.
  • Rupiah ditutup menguat tipis 0,01 persen ke level Rp17.640 per dolar AS karena kenaikan cadangan devisa Agustus 2026.
  • Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak sideways cenderung melemah pada perdagangan hari Selasa, 8 September 2026.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir meloyo pada perdagangan, Senin, 7 September 2026. IHSG turun 16,802 poin atau 0,25 persen ke level 6.619,673.

Berdasarkan data Phintraco Sekuritas, IHSG bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan. Indeks dibuka di level 6.652, sempat menyentuh level tertinggi 6.668 dan terendah 6.611.

Pelemahan IHSG dipengaruhi sejumlah sentimen eksternal. Salah satunya kenaikan harga minyak akibat konflik geopolitik yang berkepanjangan serta meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Dari sisi sektoral, sektor keuangan menjadi pemberat utama IHSG dengan penurunan 0,76 persen. Sementara itu, sektor industri mencatat kenaikan paling tinggi sebesar 1,25 persen.

Sektor kesehatan juga menguat 0,82 persen. Phintraco Sekuritas menilai adanya imbauan penggunaan masker bagi masyarakat Jabodetabek akibat paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu sentimen positif bagi saham-saham kesehatan.

IHSG terkoreksi hari ini. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Di pasar valuta asing, rupiah disebut ditutup menguat tipis 0,01 persen ke level Rp17.640 per dolar AS, sejalan dengan pergerakan sejumlah mata uang Asia.

Penguatan rupiah juga didukung data cadangan devisa Indonesia. Cadangan devisa meningkat menjadi 145,6 miliar dolar AS pada Agustus 2026, dari 145,3 miliar dolar AS pada Juli 2026.

Kenaikan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya penerimaan pajak dan jasa serta penarikan utang luar negeri pemerintah.

Dari sisi teknikal, Phintraco Sekuritas melihat adanya sejumlah sinyal yang perlu diperhatikan investor.

Terjadi Death Cross pada Stochastic RSI IHSG, disertai penyempitan histogram positif MACD. Selain itu, IHSG ditutup di bawah level MA5.

Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan bergerak sideways cenderung melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026).

"IHSG diperkirakan akan bergerak sideways cenderung melemah menguji level 6.550-6.600 pada perdagangan Selasa (8/9)," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Data Perdagangan IHSG

  • IHSG: 6.619, turun 16,80 poin atau -0,25 persen
  • Pembukaan: 6.652
  • Tertinggi: 6.668
  • Terendah: 6.611
  • Nilai transaksi: Rp13,59 triliun
  • Volume transaksi: 34,97 miliar saham
  • Frekuensi transaksi: 2.079.836 kali

Top Value

  • BUMI: Rp220, naik 10 poin atau 4,76 persen
  • BBRI: Rp3.370, turun 20 poin atau 0,59 persen
  • BBCA: Rp6.625, turun 75 poin atau 1,12 persen

Top Volume

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com