Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, dalam kunjungannya ke Mandalika International Circuit, The Mandalika, Kamis (17/9/2026). (Dok: InJourney)

Selain kondisi fisik lintasan, kesiapan race electronic turut diperkuat melalui penyempurnaan sejumlah sistem pendukung operasional balap, termasuk light system, lap counter, controller digital flag, video matrix wall, CCTV track, serta perangkat komunikasi.

Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, mengatakan kesiapan lintasan dan seluruh sistem pendukung race menjadi prioritas menjelang homologasi dan race week.

“Track inspection hari ini menjadi bagian dari pengecekan kesiapan lintasan menuju homologasi. Kami memastikan pekerjaan track maintenance, fasilitas keselamatan, race electronic, hingga seluruh sistem pendukung terus berjalan sesuai kebutuhan. Target kami bukan hanya memastikan sirkuit siap, tetapi seluruh operasional balap juga siap. Keselamatan dan pemenuhan standar penyelenggaraan menjadi prioritas utama,” ujar Ananda.

Dari sisi sumber daya race, sebanyak 400 marshal disiapkan dan akan menjalani pelatihan pada 5–8 Oktober 2026, terdiri dari dua hari in-class training dan dua hari pelatihan lapangan.

Pergerakan logistik internasional juga telah dimulai. Dari total 27 kontainer sea freight, sebanyak 13 kontainer telah tiba, sementara lima air freight flight dijadwalkan tiba pada 5–6 Oktober 2026. Kru, Dorna, dan racers akan mulai berdatangan pada awal Oktober.

Di luar race operation, kesiapan penyelenggaraan turut mencakup mobilitas penonton, pengamanan, dan layanan kesehatan. Sebanyak 118 shuttle disiapkan untuk mobilitas di dalam kawasan pada 9–11 Oktober 2026, ditambah kebutuhan dukungan 35 shuttle Pemprov NTB untuk transportasi luar kawasan.

Dari sisi pengamanan, ITDC menyiapkan 170 personel security dan 550 personel crowd control yang akan bekerja secara terintegrasi bersama stakeholder terkait. Kesiapan medis race dan non-race mencakup personel dan pera latan medis, heli medis, layanan rujukan hingga kebutuhan Mini ICU VIP.

Komitmen Menghadirkan Pengalaman Kelas Dunia
Komitmen menghadirkan pengalaman wisata kelas dunia juga diperkuat melalui kolaborasi antara InJourney, Pemerintah Provinsi NTB, ITDC, serta pelaku industri pariwisata. Kolaborasi ini menjadi penting untuk memastikan peningkatan kunjungan selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dapat diimbangi dengan kesiapan ekosistem pariwisata, mulai dari akomodasi, konektivitas, layanan, hingga berbagai pengalaman wisata yang ditawarkan kepada pengunjung.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ni Ketut Wolini, mengatakan tingkat okupansi akomodasi di NTB menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 telah mendekati 100 persen dan diperkirakan terus meningkat seiring semakin dekatnya pelaksanaan event.

“Tingkat okupansi menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sudah nyaris mencapai 100 persen dan akan terus meningkat seiring semakin dekatnya pelaksanaan event. Ini menunjukkan tingginya antusiasme dan permintaan terhadap akomodasi di NTB selama periode penyelenggaraan,” ujar Ni Ketut Wolini.

Menurutnya, tingginya permintaan akomodasi tersebut menjadi momentum bagi pelaku pariwisata untuk memastikan kualitas layanan sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan yang datang ke NTB.

Kolaborasi lintas stakeholder dan pelaku industri pariwisata tersebut diharapkan dapat memastikan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak berhenti pada pengalaman di sirkuit, tetapi juga mendorong wisatawan untuk menikmati berbagai destinasi, produk ekonomi kreatif, kuliner, serta pengalaman budaya yang ditawarkan NTB.

Keterlibatan Masyarakat dan Antusiasme Publik
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober terus memperluas keterlibatan masyarakat. Sebanyak kurang lebih 3.000 tenaga kerja lokal termasuk 2.200 volunteer akan dilibatkan dalam penyelenggaraan event. Selain itu, sebanyak 213 UMKM tercatat akan terlibat, berasal dari binaan InJourney Group, Pertamina, Pemprov NTB, Pemkab Lombok Tengah hingga UMKM komersial.

Rangkaian event juga akan diperkuat dengan sejumlah side event, antara lain Watch Party pada 4 Oktober, Riders Parade di Mataram, serta Opening Ceremony pada 11 Oktober dengan keterlibatan budaya dan talenta lokal.

Antusiasme publik terus tumbuh dengan penjualan tiket yang telah mencapai 53% dari total tiket yang tersedia. Khusus kategori pemegang KTP NTB, 91% dari alokasi tahap pertama sebanyak 2.900 tiket telah terjual, sementara penjualan tiket KTP NTB tahap kedua akan segera dibuka.

Proses persiapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. (Dok: InJourney)

Dengan waktu sekitar tiga minggu menuju race week, koordinasi lintas stakeholder dan pengecekan langsung kesiapan lapangan menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh kebutuhan dapat dituntaskan sesuai target. Kesiapan dilakukan secara end-to-end untuk menghadirkan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang aman, lancar dan berkualitas, sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung serta memperkuat The Mandalika sebagai destinasi pariwisata dan sport tourism Indonesia. ***

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com