- 1.900 manajer Kopdes ditempatkan lintas provinsi karena kekurangan SDM di daerah.
- Lebih dari 30.000 manajer dilatih, tetapi koperasi yang tersedia belum mencukupi.
- Penempatan lintas provinsi dimulai 1 Oktober 2026, status manajer tetap dipertahankan.
Suara.com - 1.900 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) harus rela ditempatkan secara acak diseluruh Provinsi di Indonesia. Pasalnya, jumlah manajer yang telah lolos seleksi ternyata lebih banyak dibandingkan kesiapan koperasi di daerah.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan jumlah tersebut setara dengan sekitar 11% dari manajer Kopdes yang telah lulus seleksi. Mereka ditempatkan ke provinsi lain untuk menutup kekurangan sumber daya manusia (SDM) di sejumlah daerah.
"Yang jumlahnya tadi disampaikan oleh Pak Menko, jumlahnya kurang lebih 1.900 atau sekitar 11% dari manajer Kopdes yang ditempatkan lintas provinsi," kata Ferry usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Pangan, Senin (29/9/2026).
Menurut Ferry, kebijakan tersebut bukan berarti para manajer gagal dalam proses seleksi. Pemerintah bersama PT Agrinas Pangan Nusantara justru mempertahankan status mereka sembari menunggu kesiapan koperasi di daerah penempatan.
"Tapi kami kemarin juga sudah bersama PT Agrinas Pangan Nusantara akan tetap mempertahankan statusnya, dan kemudian tidak kita diskualifikasi, dan dipertahankan sambil menunggu bangunan koperasi desa kelurahannya selesai," ujarnya.
Ferry mengatakan pemerintah akan mencari solusi agar para manajer tersebut tetap dapat ditempatkan sesuai kebutuhan.
Masalahnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah SDM yang telah disiapkan dengan kesiapan koperasi di lapangan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebelumnya mengungkapkan lebih dari 30.000 manajer telah mengikuti pelatihan. Namun, jumlah koperasi yang tersedia belum mampu menampung seluruh manajer tersebut.
"Gini ya, yang sudah dilatih 30.000 lebih, koperasinya belum sebanyak itu. Makanya ada yang jauh kan, ada 1.000 lebih itu yang jauh," kata Zulhas.