Keponakan Prabowo Rahayu Saraswati Mundur dari Komut TRIN

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:23 WIB
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. (Dok. ist)
BACA 10 DETIK
  • PT Perintis Triniti Properti Tbk menerima surat pengunduran diri Komisaris Utama Rahayu Saraswati pada 7 Oktober 2026.
  • Keputusan resmi pengunduran diri tersebut akan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa perusahaan.
  • Manajemen menyatakan pengunduran diri tersebut tidak memberikan dampak material terhadap operasional maupun keuangan perusahaan.

Suara.com - Emiten properti, PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN), mengumumkan pengunduran diri Rahayu Saraswati D Djojohadikusumo dari jabatan Komisaris Utama perseroan.

Hal ini setelah, Rahayu yang merupakan Keponakan Presiden Prabowo Subianto ini mengirimkan surat pengunduran diri ke manajemen.

"Pada tanggal 07 Oktober 2026, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Ibu Rahayu Saraswati D Djojohadikusumo selaku Komisaris Utama Perseroan," ujar Direktur Utama TRIN, Ishak Chandra mengutip keterbukaan informasi, Jumat (9/10/2026).

Meski telah mengajukan pengunduran diri, keputusan tersebut belum berlaku efektif. Sesuai ketentuan yang berlaku dan anggaran dasar perseroan, pengunduran diri Rahayu selanjutnya akan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Ilustrasi emiten. [Antara]

Hingga pengunduran dirinya berlaku efektif, Rahayu tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Komisaris Utama. Ia juga berkomitmen mendukung kelancaran proses transisi sesuai prosedur dan ketentuan korporasi.

Tetap Menjadi Pemegang Saham

Meski mundur dari jabatan Komisaris Utama, hubungan Rahayu dengan Triniland tidak berakhir. Perseroan menyebut Rahayu tetap menjadi pemegang saham, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan akan terus berkontribusi dalam kapasitasnya sebagai pemegang saham.

Triniland juga menyatakan visi yang dibawa Rahayu selama bergabung dengan perseroan akan tetap dilanjutkan oleh manajemen.

"Visi yang Beliau bawa sejak bergabung dengan Perseroan, yaitu mendorong pembangunan gedung dan pengembangan properti yang lebih sadar dan ramah lingkungan, menghadirkan perspektif perempuan yang lebih kuat di sektor properti, serta mendorong kualitas dan keunggulan (excellence) dalam desain, akan tetap dilanjutkan oleh manajemen Perseroan," kata Ishak.

TRIN menyatakan pengunduran diri Rahayu tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan saat ini.

Perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi mengenai hasil RUPSLB kepada OJK dan masyarakat paling lambat dua hari kerja setelah rapat diselenggarakan.

Untuk diketahui, Rahayu Saraswati menggenggam saham TRIN sebenak 178,60 juta lembar saham atau setara dengan 3,92 persen.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com