Aksi Aji Mumpung Boy Thohir di Tengah Pasar Lesu, Borong Saham ADRO-AADI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:43 WIB
Pengusaha Nasional Garibaldi Thohir atau Boy Thohir/Achmad Fauzi
BACA 10 DETIK
  • Pengusaha Garibaldi Thohir membeli saham ADRO dan AADI senilai total dua miliar rupiah pada Oktober 2026.
  • Pembelian saham tersebut dilakukan melalui perusahaan keluarga Trinugraha Thohir di tengah kondisi pasar modal yang lesu.
  • Transaksi ini berhasil meningkatkan jumlah kepemilikan saham serta porsi hak suara Boy Thohir pada kedua perusahaan.

Suara.com - Pengusaha kondang Garibaldi Thohir alias Boy Thohir melakukan aksi borong saham di tengah pasar modal RI yang tengah lesu. Boy Thohir menyerok dua saham afiliasinya sendiri yaitu PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI).

Mengutip keterbukaan informasi, Rabu (21/10/2026), Boy Thohir membeorong saham ADRO dan AADI lewat perusaan keluarga yaitu Trinugraha Thohir. Total nilai pembelian saham tersebut mencapai sekitar Rp2,002 miliar.

Boy Thohir tercatat membeli 470.000 saham ADRO pada 19 Oktober 2026 dengan harga Rp2.130 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi pembelian saham ADRO tersebut mencapai Rp1,00 miliar.

Alamtri Resources Indonesia (ADRO)

Setelah transaksi, jumlah kepemilikan saham Boy Thohir di ADRO meningkat dari 209.419.470 saham menjadi 209.889.470 saham. Porsi hak suaranya juga naik dari 0,727 persen menjadi 0,729 persen.

Sementara, Boy Thohir juga memborong saham AADI melalui dua transaksi pada tanggal yang sama. Ia membeli 11.800 saham AADI dengan harga Rp9.800 per saham dan 90.800 saham dengan harga Rp9.750 per saham.

Rincian transaksi pertama bernilai Rp115,64 juta, sedangkan transaksi kedua mencapai Rp885,3 juta. Dengan demikian, total nilai pembelian saham AADI mencapai Rp1,00 miliar.

Setelah kedua transaksi tersebut, kepemilikan Boy Thohir di AADI bertambah dari 89.926.520 saham menjadi 90.029.120 saham. Porsi hak suaranya meningkat dari 1,1548 persen menjadi 1,1562 persen.

Untuk diketahui, Boy Thohi jugar memiliki porsi kepemilikan tidak langsung yang lebih besar melalui PT Adaro Strategic Investment (tercatat sekitar 41,1 persen serta kepemilikan langsung awal sekitar 5,78 persen pasca-IPO AADI.

Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com