Gestur Prabowo Subianto saat menerima proposal dukungan dari partai Golkar untuk menjadi bakal calon presiden di Pilpres 2024 menjadi trending.
Pada potongan video trending di laman Twitter, terlihat Prabowo mendapat proposal dukungan dari ketua umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.
Setelah bersalaman dan menerima proposal dengan map kuning partai Golkar, Prabowo tampak dalam video yang beredar itu seperti melemparkan map tersebut ke arah belakang.
Selanjutnya, Prabowo menggandeng Airlangga dan Muhaimin Iskandar untuk berfoto bersama dengan Zulkifli Hasan.
"Prabowo melempar naskah dari Golkar, kader Golkar apa ngga tersinggung dengan pelecehan itu ya?
Setelah sekian lama berpura-pura, mulai keliatan aslinya," cuit caption video unggahan akun Twitter @Trending_Issue
Video itu pun mendapat banyak komentar dari warganet.
"Waduh 'dicampakkan' gitu aja.. ada yg tersinggung nih, jangan-jangan "KALAU" jadi menang, bakal dicampakkan kayak document koalisi dimaksud," cuit salah satu akun Twitter.
"Kalau kita mikir deh di lempar gitu," sambung akun lainnya.
Baca Juga: Pidato Prabowo Ingin Berkuasa Jadi Sorotan Warga +62: Ngapain Nyapres Kalau Mau Berkuasa
Namun ada juga netizen yang menyayangkan potongan video tersebut dan membuat kesimpulan tak berdasar bahwa Prabowo tak hormati partai Golkar.
"Lama2 kasihan juga sama gubernur ku Pak @ganjarpranowo pendukungnya bernarasi bermodal potongan video yang tidak lengkap .Ayo main cantik dan cerdas, jual Pak Ganjar dengan elegan," ungkap akun @all***
Ketua umum partai Gerindra, Prabowo Subianto hari ini, Minggu (13/8) mendapat dukungan dari partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk maju di Pilpres 2024.
Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mendeklarasikan dukungan kepada bakal Calon Presiden Prabowo untuk Pemilu 2024 di Gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
-
Respons PAN dan Golkar Merapat Dukung Prabowo, Rommy PPP: Peluang Sandiaga Jadi Cawapres Ganjar Semakin Terbuka
-
Klaim Tak Gentar Meski Golkar dan PAN Merapat Dukung Prabowo, PPP: Ganjar Bisa Diadu di Semua Lini
-
PAN dan Golkar Dukung Prabowo, PPP Makin Pede Sandiaga Jadi Cawapres Ganjar
-
Pidato Prabowo Ingin Berkuasa Jadi Sorotan Warga +62: Ngapain Nyapres Kalau Mau Berkuasa
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi