Suara.com - Tim nasional Indonesia U-19 kembali mengalahkan tuan rumah Uni Emirat Arab (UEA) 2-1, Rabu (16/4/2014). Gol Indonesia dicetak oleh Muchlis Hadi Ning Syaifulloh dan Dimas Drajat. Sementara UEA membalas sebiji gol lewat Jassem Jahwar.
Sebelumnya, pada Senin (14/4/2014) lalu, Indonesia juga berhasil mengalahkan UEA. Tak tanggung-tanggung, empat gol mampu disarangkan oleh Evan Dimas cs ke gawang UEA. Namun, akibat kehilangan konsentrasi Indonesia juga harus kebobolan satu gol dalam laga tersebut.
UEA langsung menekan di awal pertandingan namun para pemain Indonesia mampu meredamnya. Khaled Abdulrahem melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang masih berada di samping gawang kiper Awan Setho Raharjo di menit ke-6.
Menit ke-10, Awan Setho mengamankan gawangnya setelah menangkap dengan baik bola tendangan lawan. UEA masih lebih banyak menguasai bola namun tetap sulit untuk membuat peluang ke depan gawang Garuda Jaya.
Sempat terjadi aksi dorong dorongan antara pemain kedua tim di menit ke-16. Menit ke-18, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh gagal memanfaatkan peluang emas di depan gawang setelah sepakan kaki kanannya hanya melintas di samping gawang UEA.
Sebuah tendangan akrobatik pemain UEA masih berada di atas gawang Indonesia. Menit ke-22, Evan Dimas mencoba peruntungannya melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti namun masih berada tipis di atas mistar gawang.
Lagi tekanan dari Garuda Jaya namun tembakan Maldini Pali masih dapat diblok pemain lawan. Serangan balik dari UEA namun kiper Awan Setho berada di posisi yang tepat untuk menepis bola tersebut sebelum menangkapnya.
Berapa ancaman kembali dilakukan tuan rumah dan Awan Setho masih mampu mengamankan gawangnya. Indonesia akhirnya unggul 1-0 di menit ke-41 lewat sepakan datar kaki kanan Muchlis Hadi setelah memanfaatkan umpan terobosan Hargianto.
Kedua tim masih memiliki peluang namun hingga jedah skor masih tetap 1-0 bagi timnas Indonesia.
Babak kedua Indonesia bermain lebih menyerang. Hal itu membuat panik lini pertahanan UEA hingga memaksa mereka bermain kasar.
Kartu merah pun langsung dikeluarkan wasit kepada pemain UEA Mouhammad Abdel Baset karena menarik Muchlis Hadi Ning.
Meski bermain dengan 10 pemain, UEA justru mampu membobol gawang Indonesia. Memanfaatkan gagal fokus lini pertahanan Indonesia, Jassem Jawhar yang berdiri bebas di dalam kotak penalti mampu melepaskan sepakan yang tidak mampu dibendung oleh Awan Setho Raharjo.
Beruntung Indonesia tidak panik. Evan Dimas cs dengan mental bajanya kembali menata permainan. Bola bola pendek dengan tempo cepat pun kembali ditampilkan.
Melihat penguasaan bola Indonesia, pemain UEA kembali bermain keras untuk merebut dominasi. Namun, hal itu kembali membuat petaka bagi UEA. Pemainnya Abdallah diusir wasit karena kedapatan menyikut Muchlis Hadi Ning. UEA pun terpaksa bermain dengan sembilan pemain sejak menit 70.
Unggul jumlah pemain, pelatih Indonesia, Indra Sjafri langsung bereaksi dengan memasukkan Dinan dan Dimas Drajat. Taktik tersebut terbukti jitu. Indonesia semakin menggila, hingga membuat UEA bertahan total.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya
-
Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi
-
BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026
-
Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani
-
Bandung Coffee Carnival 2026 Banjir Promo dan Hadiah Menarik dari BRImo
-
Weton yang Tidak Boleh ke Gunung Kawi Menurut Mitos Jawa
-
Prestasi Anak Tak Ditentukan dari Piala, Tapi Nutrisi di Pagi Hari
-
Sekali Duduk Tamat! 7 Rekomendasi Drakor yang Bikin Susah Berhenti Nonton
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Beli Samsung Galaxy Z Fold 8 Pakai Kartu BRI, Hemat Hingga Rp5 Juta