Suara.com - Piala Dunia 2014, tidak hanya menjadi ajang pertarungan bagi para pemain. Akan tetapi juga bagi para pelatih. Dari 32 pelatih yang akan beradu strategi di putaran final Piala Dunia Brasil, beberapa diantaranya merupakan pelatih-pelatih veteran yang pernah memiliki pengalaman di Piala Dunia.
Bahkan 7 diantara pelatih-pelatih tersebut berlaga di Piala Dunia di bawah dua bendera berbeda. Siapakah mereka? Berikut tujuh pelatih yang menukangi dua tim berbeda di Piala Dunia.
1. Fabio Capello (Rusia)
Sebelum berhasil membawa Rusia lolos ke putaran final Piala Dunia 2014, Capello pernah memimpin Inggris berlaga di Piala Dunia 2010. Tergabung di Grup C, Capello berhasil membawa Inggris ke babak 16 besar. Namun langkah The Three Lions terhenti setelah digilas Der Panzer Jerman 4-1.
2. Roy Hodgson (Inggris)
Roy Hodgson merupakan penerus Fabio Capello yang memilih untuk meletakkan jabatan sebagai pelatih Inggris dan melatih Rusia. Sebelum sukses mengantar Inggris ke putaran final Piala Dunia 2014, Hodgson pernah mengantar Swiss ke putaran final Piala Dunia 1994 usai mengambil alih jabatan Uli Stielike. Seperti halnya Capello, Hodgson hanya mampu membawa Swiss ke babak 16 besar. Di fase gugur pertama tersebut, La Nati tumbang dengan tiga gol tanpa balas di tangan Spanyol.
3. Luis Felipe Scolari (Brasil)
Dari 32 pelatih yang akan mengadu strategi di putaran final Piala Dunia 2014, Luis Felipe Scolari adalah satu dari dua pelatih yang pernah memenangkan trofi Piala Dunia. Scolari berhasil membawa Brasil meraih gelar juara di Piala Dunia 2002 silam.
Sebelum kembali menukangi tim Samba di Piala Dunia tahun ini, Scolari mengarsiteki timnas Portugal di Piala Dunia 2006 lalu. Di bawah tangan dingin Scolari, Portugal berhasil melaju hingga babak semifinal sebelum akhirnya dikalahkan Prancis dengan skor tipis 1-0. Portugal menempati posisi ke-4 setelah dikalahkan Jerman 3-1 di pertandingan perebutan juara ke-3.
4. Jose Pekerman (Kolombia)
Pekerman merupakan pelatih veteran Piala Dunia 2006. Delapan tahun silam, Pekerman berhasil membawa Argentina hingga babak delapan besar. Menghadapi Jerman, Argentina yang meraih hasil imbang 1-1 akhirnya gagal ke babak semifinal setelah kalah dalam drama adu penalti. Dan tahun ini, Pekerman akan kembali berlaga di Piala Dunia bersama Kolombia.
5. Reinaldo Rueda (Ekuador)
Ekuador merupakan negara kedua yang ditukangi Rueda di ajang Piala Dunia. Sebelumnya, pelatih berusia 57 tahun pernah memimpin Honduras di Piala Dunia 2010 lalu.
6. Jurgen Klinsmann (Amerika Serikat)
Piala Dunia 2014 juga merupakan Piala Dunia ke-2 bagi legenda sepak bola Jerman Jurgen Klinsmann, sejak berprofesi sebagai pelatih. Di Piala Dunia 2006, Klinsmann yang sempat diragukan berhasil membawa Jerman hingga babak semifinal sebelum akhirnya ditumbangkan Italia 2-0. Namun Klinsman berhasil memenangkan tempat ketiga usai menumbangkan Portugal yang saat itu ditukangi pelatih Brasil saat ini, Luis Felipe Scolari, dengan skor 3-1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter