Suara.com - Menghadapi Amerika Serikat, Portugal yang unggul di babak pertama, dipaksa puas berbagi poin dengan skor 2-2. Dengan hasil tersebut belum ada satu tim yang lolos ke babak 16 besar dari Grup G Piala Dunia 2014.
Bermain di Arena Amazonia, tidak dibutuhkan waktu lama bagi Portugal untuk membuka keunggulan. Lima menit bola bergulir, Nani berhasil mengubah papan skor menjadi 1-0 lewat tembakannya dari dalam kotak penalti.
Tertinggal satu gol, The Yanks mendapat kesempatan pertamanya untuk membalas lewat Clint Dempsey di menit 17. Dempsey yang berhasil menusuk ke dalam kotak penalti melepas tembakan dari ruang yang cukup sempit. Sayang, bola masih bisa dibendung Bento.
Memasuki menit 36, Seleccao berpeluang menggandakan keunggulan lewat tendangan keras Ronaldo. Beruntung bagi AS, bola masih mampu diantisipasi Howard.
Jelang turun minum, giliran Nani yang berpeluang. Melepas tembakan dari luar kotak penalti, punggawa MU nyaris menjebol gawang Howard jika saja bola tidak membentur tiang gawang. Dan Bola liar yang disambut Eder, berhasil diantisipasi Howard. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, AS mengambil inisiatif serangan lebih dulu dengan terus menekan pertahanan Portugal. 10 menit bola bergulir, Bradley nyaris menyeimbangkan kedudukan jika saja sepakannya tidak dibendung Costa yang berdiri ditengah gawang yang telah ditinggal Beto.
Dan di menit 63, gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta. Melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, Jeremaine Jones menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Seleccao yang harus meraih kemenangan untuk menjaga asa lolos ke fase gugur mengurung pertahanan AS. Memasuki menit 68, Nani melepas umpan silang dan disambut Meireles yang masuk dari sisi kiri dengan tembakan keras. Namun bola masih mampu dibendung Howard.
Pergantian pemain pun dilakukan kedua pelatih seiring dengan meningkatnya tensi pertandingan. Bento menarik Meireles keluar dan memasukkan Varela. Sementara Klinsmann menarik Bedoya dan menggantikannya dengan Yedlin.
The Yanks akhirnya berhasil membalikkan keadaan di menit 81. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Seleccao, Dempsey membawa AS unggul 2-1 setelah mengubah arah bola sepakan Graham Zusi dengan dadanya.
Di sisa waktu pertandingan, jual beli serangan antara kedua kubu semakin ketat. Mendapat peluang terakhir, Portugal akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di akhir pertandingan lewat tandukkan Varela. Skor 2-2 bertahan hingga laga usai.
Dengan hasil tersebut Jerman masih memimpin Grup G dengan empat poin dengan surplus empat gol. Sedangkan AS di posisi keda dengan empat poin (+1). Ghana di posisi tiga dengan nilai 1 (-1) dan Portugal sebagai kunci klasemen dengan satu poin (-4).
Di laga terakhir, AS akan menghadapi Jerman sebagai penentu juara Grup G. Sedangkan Portugal akan menghadapi Ghana.
Susunan Pemain:
Amerika Serikat: Howard, Bradley, Besler, Beasley, Dempsey, Bedoya, Jones, Beckerman, Zusi, Cameron, Johnson.
Cadangan: Guzan, Rimando, Yedlin, Gonzalez, Brooks, JOhansson, Diskerud, Davis, Green, Wondolowski, Chandler, Altidore.
Portugal: Beto, Alves, Miguel, Ronaldo, Moutinho, Costa, Meireles, Nani, Almeida, Pereira, Postiga.
Cadangan: Eduardo, Rui Patricio,William, Vierinha, Eder, Neto, Rafa, Varela, R Amorim, Pepe, Almeida, Coentrao.
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura