Suara.com - Yunani membuka asa untuk bisa tampil di babak 16 besar setelah unggul atas Pantai Gading 1-0 di babak pertama. Dalam pertandingan yang berlangsung di Fortaleza, Samaris yang masuk di menit 12 untuk sementara membawa Yunani memimpin.
Permainan tempo cepat ditampilkan Yunani saat menghadapi Pantai Gading. Sama-sama mengejar kemenangan untuk bisa mengamankan tiket ke fase gugur, kedua tim tampil offensif sejak bola digulirkan.
The Elephants mendapat peluang lebih dulu di awal laga. Mendapat umpan silang yang disodorkan Yaya Toure dari tengah, Drogba yang menusuk dari sayap kanan mengancam gawang Yunani yang dikawal Karnezis. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan Karnezis yang bergerak lebih cepat.
Pantai Gading terus menekan. Namun salah pengertian antara Yaya Toure dan Drogba yang kerap terjadi membuat sejumlah peluang menjadi sia-sia.
Memasuki menit 32, Yunani memperoleh peluang terbaik pertamanya. Holebas nyaris mengubah kedudukan jika saja bola yang dilepaskan dari luar kotak penalti tidak membentur mistar gawang.
Dua menit berselang, gawang The Elephants kembali terancam. Beruntung, tendangan keras yang dilepaskan Karagounis masih mampu diamankan Barry Copa.
Di menit 42, gawang Barry Copa akhirnya bergetar. Andreas Samaris mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, Pantai Gading mencoba mengejar skor penyeimbang. Beberapa kali barisan depan The Elephants berhasil menggedor pertahanan Yunani. Namun hingga turun minum, tidak satu pun peluang tersebut berhasil dikonversi menjadi gol.
Susunan Pemain:
Yunani: Karnezis, Maniatis, Manolas, Samaras, Kone, Karagounis, Salpingidis, Torosidis, Lazaros, Sokratis, Cholevas.
Cadangan: Glykos, Kapino, Tzavellas, Moras, Tziolis, Mitroglou, Vyntra, Gekas, Fetfatzidis, Samaris, Tachtsidis, Katsouranis.
Pantai Gading: Barry Copa, Boka, Kolo, Kalou, Tiote, Gervinho, Drogba, Aurier, Yaya Toure, Serey Die, Bamba.
Cadangan: Gbohouo, Sayouba, Viera, Bolly, Akpa JD, Wilfried, Ya Konan, Diomande, Gradel, Djakpa, Sio, Zokora.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Pers Soloraya Protes Pernyataan 'Londo Ireng', Nilai Rugikan Profesi Wartawan
-
Pembahasan Terus Berjalan di Komisi III DPR, RUU Perampasan Aset Sudah Masuk Pembahasan Batang Tubuh
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Cadence dan NVIDIA Hadirkan AuraStack AI Super Agent, Waktu Desain PCB Bisa 2 Kali Lebih Cepat
-
Ditelan Perairan Pulau Kelagian: Remaja 18 Tahun yang Hilang dari Kapal
-
Marvel Gandeng Kadokawa, Hadirkan Manga Baru Spider-Man hingga Punisher
-
Bersama Danantara, PNM Perkuat Ketahanan Keuangan Keluarga Prasejahtera
-
PDIP Tegaskan Kritik Anak Muda Harus Dirawat Bukan Dibungkam
-
Mahasiswa Universitas Islam Gaza di Tengah Gempuran Israel: Kami Kuliah di Rumah Sakit
-
Ketahanan Pangan Tak Cukup Mengandalkan Petani, Mengapa Generasi Muda Perlu Turun ke Kebun