Hari ini, 33 tahun yang lalu, Diego Lopez Rodriguez lahir di Paradela, Spanyol. Diego Lopez adalah kiper tim nasional Spanyol yang kini berjaga di bawah mistar gawang AC Milan. Sebelum membela Diavolo Rosso, Lopez merumput di Santiago Bernabeu bersama Real Madrid.
Lopez mengawali kariernya di klub CD Lugo sebelum akhirnya pindah ke Real Madrid C ketika usianya belum genap 19 tahun. Setelah dipinjamkan setahun ke Alcorcon, Lopez ditarik ke Real Madrid B.
Kemampuan luar biasanya di depan gawang membuat tim utama Real Madrid kepincut. Ia pun dipasang di posisi kiper kedua, sebagai back up Iker Casillas. Lopez terbukti mampu jadi Casillas kedua karena memberikan performa tak jauh berbeda dengan sang kapten.
Dua tahun bersama Los Galacticos, Lopez hijrah ke Villareal. Awalnya hanya sebagai kiper kedua, namun berkat serangkaian penampilan ciamiknya dalam Copa del Rey dan Piala UEFA, ia dipasang sebagai kiper pertama.Tren positif pemain bertinggi badan 196 sentimeter terus berlanjut. Tampil penuh di musim 2008/2009, Lopez berhasil membawa The Yellow Submarine finis di peringkat kelima.
Karier Lopez tak pernah secerah bulan Januari 2013. Sempat setahun di Sevilla, Lopez reuni dengan Madrid. Kiper jangkung itu kembali dipanggil untuk menggantikan Casillas yang mengalami cedera tangan dan harus absen dari lapangan selama 12 bulan. "Mimpi yang jadi kenyataan," demikian Lopez menyebut peluang yang ia dapat untuk kembali membela tim idolanya tersebut.
Benar saja, Lopez tak mengecewakan publik Los Blancos. Lopez berulang kali berhasil menyelamatkan jala Madrid pada laga-laga krusial. Dalam sebuah pertandingan Liga Champions kontra Manchester United tahun 2013, manajer Madrid kala itu, Jose Mourinho, tak segan mengatakan bahwa Lopez adalah pemain terbaik di skuatnya. Bahkan, meski Cassillas telah pulih dari cedera, Lopez tetap dipercaya merampungkan tugasnya hingga Madrid sukses menggondol trofi liga paling bergengsi se-Eropa itu.
Hari ketigabelas di bulan Agustus 2014, Lopez resmi ditransfer ke AC Milan. Sebagai salam perpisahan, Lopez menulis surat berisi kesan-kesannya selama bermain di Madrid. Selain mengucapkan terima kasih, ia menumpahkan kebahagiaan dan kepuasannya berjaga di bawah mistar Santiago Bernabeau. "Dari seorang fans Madrid, Diego Lopez," begitu ia mengakhiri surat perpisahannya.
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Suzuki Fronx Punya Varian Kuro, Tambah Fitur Keamanan Baru
-
Belum Dipublikasi, Dony Oskaria Ungkap Kendala Laporan Keuangan Danantara
-
Staf KPK Pakai Fitur Chat 'Auto-Delete' ke Ayah Demi Bocorkan Kasus Pemalang
-
Review Welcome to Samdal-ri: Saat Kegagalan Bukan Akhir dari Segalanya
-
7 Dokumen Penting saat Transaksi Jual Beli Mobil Bekas, Wajib Diperiksa sebelum Serahkan Uang
-
Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
-
High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?
-
Cushion OMG Berapa Gram? Ini Isi Bersih, Harga, dan Perbedaan 2 Variannya
-
4 Parfum Aroma Floral Woody untuk Wanita Karier, Elegan dan Profesional Sepanjang Hari
-
Hidup di Layar: Mengapa Kita Cepat Lelah di Era yang Serba Mudah?