Suara.com - Laga semifinal Indonesia Super League (ISL) antara Persib Bandung dan Arema Cronus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu setelah skor tetap imbang 1-1 setelah hingga 90 menit usai.
Pada laga di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Selasa (4/11/2014) malam WIB yang sedikit berkabut, Persib lebih dulu mengambil inisiatif serangan. Namun para pemain Arema mampu meredam serangan tim Maung Bandung.
Kartu kuning pertama diterima oleh Ahamd Bustomi di menit ke-6 setelah mengganjal Makan Konate. Sementara tekanan yang dilakukan oleh Persib lewat Tantan masih dapat dihalau oleh Victor Igbonefo di menit ke-10.
Sementara tendangan bebas Firman Utina ke depan gawang Arema masih dapat diamankan kiper Ahamd Kurniawan. menit ke-13 sebuah serangan cepat disalurkan kepada Alfarizi namun umpannya ditangkap I Made.
Kedua tim sama-sama memiliki peluang berbahaya namun gagal dimanfaatkan dengan baik. Sebuah tendangan jarak jauh Ahmad Bustomi akibat kesalah I Made Irawan masih berada tipis di samping gawang Persib.
Di menit ke-25, tekanan Persib semakin sprodis dan Ferdinand Sinaga dijatuhkan oleh Igbonefo. Sementara serangan dari Tantan lewat crossingnya ke depan gawang tidak ada pemain lain yang menyambutnya.
Menit ke-31, tendangan Cristian Gonzalez hanya berada di samping gawang Persib. Persib balik mengancam namun sepakan keras kaki kanan Tantan masih berada di samping gawang Arema.
Pada menit ke-41, I Made Wirawan melakukan penyelamatan gemilang setelah menggagalkan tendangan keras jarak jauh Gustavo Lopez. Sedangkan tambahan waktu dua menit berlalu tetap tidak ada gol tercipta dari kedua tim.
Di babak kedua, Arema langsung menekan di awal pertandingan dan langsung memimpin lewat gol Alberto Goncalvez lewat tendangan kaki kirinya setelah menyelesaikan umpan Gustavo Lopez di menit ke-46. 1-0 bagi Arema.
Unggul 1-0, Arema masih mencoba menekan namun usaha Beto masih dapat digagalkan Konate. Kembali ancaman dialkukan oleh Arema lewat tendangan Bustomi namun belum membuahkan hasil.
Tendangan sepak pojok Firman Utina masih dapat ditangkap dengan baik oleh Ahmad. Sementara tembakan Konate dari luar kotak penalti memabnfaatkan umpan Tantan masih dapat diblok oleh Purwaka di menit ke-60.
Tendangan Ferdinand ke tiang jauh juga masih melambung di menit ke-66. Tendangan salto Ferdinand juga masih terlalu lemah sehingga dengan mudah ditangkap oleh kiper Achmad Kurniawan.
Pada menit ke-71, tendangan Konate juga terlalu lemah dan diamankan Achmad. Tendangan kaki kiri Ferdinand di luat kotak penalti masih melambung di atas gawang.
Kerja keras Persib akhirnya membuahkan hasil setelah Vladimir Vujović menyambut sebuah umpan sundulan dengan sepakannya ke dalam gawang Arema sehingga membuat skor menjadi imbang 1-1 di menit ke-83..
Persib mendapatkan kesempatan lewat tendangan bebas namun gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Achmad Jufrianto. Hingga 90 menit berakhir skor tetap imbang 1-1 dan pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Ditahan Imbang Arema FC 2-2 di GBLA, Persib Gagal Dekati Puncak Klasemen
-
Persib vs Arema FC: Fernando Valente Akui Kualitas Lawan, Kandidat Kuat Juara BRI Liga 1
-
LInk Live Streaming Persib Bandung vs Arema FC di BRI Liga 1
-
Prediksi Persib Bandung vs Arema FC, BRI Liga 1 Hari Ini: Head to Head, Susunan Pemain, Skor dan Live Streaming
-
Fighting Spirit, Kunci Kemenangan Persib Bandung atas Arema FC
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas