Hari ini, 49 tahun yang lalu, Laurent Blanc lahir di Ales, Prancis. Laurent Blanc adalah mantan bek profesional yang kini menjadi arsitek klub asal tanah kelahirannya, Paris Saint-Germain (PSG).
Karier Blanc sebagai pelatih terbilang cukup moncer. Blanc sukses membawa Bordeaux, klub pertama yang diasuhnya, finis di urutan kedua klasemen akhir musim 2007, membuatnya memperoleh penghargaan Manajer Terbaik Prancis. Di musim keduanya, Blanc berhasil mempersembahkan gelar Ligue 1, Coupe de la Ligue, dan Trophee des Champions.
Pada tahun 2010, Blanc resmi jadi manajer timnas Prancis. Blanc sukses membawa tim Ayam Jantan menembus Euro 2012, namun gagal di perempatfinal usai dikalahkan Spanyol.
Blanc didapuk sebagai manajer PSG sejak 25 Juni 2013 menggantikan Carlo Ancelotti yang hengkang ke Santiago Bernabeu. Pengalamannya menukangi Bordeaux dan timnas Prancis jadi bekal berharga baginya untuk meramu talenta pemain macam Ibrahimovic, Edinson Cavani, dan Thiago Silva menjadi mesin pembunuh yang mematikan. memasuki musim keduanya menukangi PSG, Blanc sudah mempersembahkan empat gelar domestik, yakni Ligue 1, Coupe de la Ligue, dan dua Trophee des Champions.
Karier Blanc di lapangan hijau diawalinya di Montpellier sebagai gelandang serang. Tujuh tahun bersama klub itu, Blanc mencetak 76 gol dari 243 laga yang dimainkannya. Hingga kini, belum ada pemain Montpellier yang mengalahkan raihan gol Blanc.
Selepas dari Montpellier, Blanc sempat "galau" dan bolak-balik pindah klub. Sempat mengira bakal betah di Napoli, Blanc memutuskan pulang kampung setelah hanya setahun di Italia. Dalam kurun waktu enam tahun, Blanc tiga kali pindah klub, yakni Nimes, Saint Etienne, dan Auxerre
Adalah penampilannya di Auxerre yang membuat Johan Cruyff, manajer Barcelona kala itu, kepincut dan memintanya bergabung. Bersama Blaugrana, Blanc mencicipi satu gelar juara Supercopa Spanyol, Piala Winners, dan Copa del Rey. Sayang badai cedera menerpa dirinya, dan memaksanya pergi hanya setelah satu tahun berada di Camp Nou.
Blanc lalu pindah ke Marseille. Di klub ini, Blanc benar-benar menunjukkan kemampuannya sebagai pemain yang jago teknik, juga pandai memimpin dan membangkitkan kepercayaan diri rekan setimnya. Bahkan, ia dapat julukan Le President berkat sikapnya di lapangan. Tak sia-sia, kehadiran Blanc berhasil membuat Marseille finis di urutan keempat klasemen Liga Prancis.
Dua tahun di Marseille, Blanc pindah ke Inter Milan. Lagi-lagi, gelar bergengsi diraihnya di klub Italia itu. Blanc dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Inter tahun 2000.
"Larry White", demikian julukan yang ia dapat ketika bermain di Old Trafford bersama Manchester United. Meski telah menginjak usia 35 tahun, Blanc tetap dipercaya Sir Alex Ferguson, manajer MU kala itu, untuk mengawal lini pertahanan Setan Merah. Di klub itu pulalah, Blanc mengakhiri kariernya sebagai pemain sepak bola.
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Marc Klok: Ini Mentalitas Juara
-
Bojan Hodak Akui Persib Bandung Salah Start Meski Menang 4-2 atas Bhayangkara FC
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
-
Nuno Espirito Santo Ungkap Persaingan Degradasi Premier League Sengit
-
Arne Slot Lega Cedera Mohamed Salah Tak Parah, tapi Absen Lawan Manchester United
-
Manchester United Masih Kaji Opsi Pelatih, Michael Carrick Jadi Kandidat Terkuat
-
Mason Greenwood Dianggap Terlalu Bagus untuk Marseille, Disarankan Hengkang
-
Kevin Diks hingga Ole Romeny Boleh Tampil, Timnas Indonesia Auto Juara FIFA ASEAN Cup 2026?
-
Komdis PSSI Resmi Jatuhi Fadly Alberto Hukuman Berat!
-
Banyak Klub Incar Gonzalo Garcia, Real Madrid Siap Lepas di Musim Panas