Hari ini, 27 tahun yang lalu, Marouane Fellaini-Bakkioui lahir di Etterbeek, Brussels, Belgia. Fellaini adalah gelandang tim nasional Belgia yang kini merumput bersama klub Inggris, Manchester United.
Kuat, lincah, dan jago eksekusi bola atas, itulah tiga hal yang paling menonjol dari gelandang bergaya rambut afro ini. Pemain yang didatangkan ke Old Trafford di era kepemimpinan manajer David Moyes ini masih jadi salah satu andalan Louis van Gaal untuk menyokong serangan dari tengah lapangan.
Fellaini dibesarkan di Brussels, Belgia, oleh kedua orang tuanya yang berasal dari Tangier, Maroko, sebuah negara di Afrika utara. Ayahnya, Abdellatif, merupakan mantan kiper yang pernah memperkuat klub Raja Casablanca dan Hassania Agadir. Sedianya, Abdellatif akan bermain di klub Belgia Racing Mechelen. Namun, lantaran klubnya di Maroko tak bersedia mengeluarkan dokumennya, Abdellatif terpaksa mengurungkan niat untuk melanjutkan kariernya di lapangan hijau. Ia memilih menjalani profesi sebagai sopir bus, lalu pensiun dini untuk mengurusi Fellaini meniti kariernya.
Sejak usia 8 tahun, Fellaini sudah akrab dengan si kulit bundar. Namun, sebelumnya, Fellaini lebih tertarik pada cabang olah raga lari 10.000 meter. Jika saja sang ayah tak mengarahkannya menjadi pesepakbola, tak menutup kemungkinan Fellaini sudah jadi atlet lari jarak jauh.
Pesepakbola Muslim ini mengawali kariernya di klub Anderlecht, lalu pindah ke Mons, R. Francs Borains, Sporting Charleroi, hingga Standard Liege. Bersama klub asal Kota Liege ini, Fellaini pernah menjadi pemain terbaik dan berhak atas peenghargaan Ebony Shoe pada tahun 2008.
Atas prestasinya di lapangan hijau, tak pelak, tawaran dari klub-klub besar Eropa berdatangan. Manchester United, Real Madrid, Bayern Munich, Tottenham Hotspur, dan Aston Villa dikabarkan menaruh hati pada gelandang ini. Namun, Fellaini justru menjatuhkan pilihan pada Everton. Di klub yang bermarkas di Liverpool ini, Fellaini jadi salah satu pemain favorit para fans. Banyak fans yang mengenakan wig bergaya afro sebagai penghormatan terhadap dirinya dalam setiap laga yang dilakoni Everton.
Fellaini sebenarnya pemain yang sungguh beruntung. Pasalnya, dia punya dua pilihan tim nasional yang bisa ia bela, yakni Maroko dan Belgia. Fellaini memilih Belgia. Pada Piala Dunia 2014, Fellaini diturunkan dalam laga kontra Aljazair dan Rusia.
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Pemain Tertua dan Termuda yang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Satu Tahun Tersisih, Hokky Caraka Bangga Kembali Dipanggil Timnas Indonesia
-
Izin Senior! Daftar Pemain Paling Berumur yang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Hokky Caraka Singgung Soal Kepercayaan
-
Rodri Tersandung Masalah Baru, Dilaporkan ke Polisi oleh Tetangga Sendiri
-
Media Belanda Tercengang Lihat Performa Jay Idzes di Serie A, Singgung Rekor Kapten Timnas Indonesia
-
Reaksi Bojan Hodak usai Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia
-
Di Tengah Ancaman Perang, FIFA Tegaskan Piala Dunia 2026 Tetap Digelar untuk Bawa Perdamaian
-
Beckham, Klok, dan Eliano Dipanggil Timnas Indonesia, Bojan Hodak: Mereka Layak
-
Dipanggil John Herdman, Elkan Baggott Dapat Sorotan Utama Media Inggris