Suara.com - Warga Negara Indonesia di Hanoi dan sekitarnya akan tetap datang ke stadion, Jumat (28/11). Meski tidak lagi berharap lolos ke semifinal namun mereka akan untuk mendukung timnas dalam laga Piala AFF melawan Laos.
"Umumnya WNI yang Selasa lalu datang waktu laga Filipina, akan datang lagi untuk melihat pertandingan terakhir tim Indonesia," kata Pejabat Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya, KBRI Hanoi, Sadikin di Hanoi, Rabu (26/11).
Soal dukungan dari warga Indonesia di Vietnam, kata Sadikin, tidak akan berkurang, namun umumnya mereka sudah tidak terlalu berharap banyak karena sudah hampir pasti yang lolos ke semifinal adalah Filipina dan Vietnam.
"Suporter Indonesia tetap akan datang, meskipun mungkin tidak sebanyak waktu lawan Filipina dan Vietnam. KBRI juga tetap mengkoordinir kedatangan suporter," katanya.
Pada pertandingan terakhir grup A Piala AFF di Hanoi, Jumat, Indonesia akan berhadapan dengan Laos di Stadion Hang Day, sedangkan Vietnam melawan Filipina.
Setelah seri 2-2 dengan Vietnam dan kalah 0-4 dari Filipina, peluang Indonesia nyaris tertutup, kecuali bisa menang telak atas Laos dan Vietnam kalah telak dari Filipina.
Sementara itu hari Rabu tim Indonesia tetap melakukan latihan ringan di lapangan luar Stadion My Dinh untuk persiapan pertandingan melawan Laos.
Dalam latihan tersebut pemain depan Sergio van Dijk absen karena mengalami cedera otot. Dengan demikian ada dua pemain Indonesia yang mengalami cedera yakni Sergio dan Imanuel Wanggai. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target