Suara.com - Hari ini, 33 tahun yang lalu, Firman Utina lahir di Manado, Sulawesi Utara. Firman Utina adalah pemain sepak bola tanah air yang kini menjadi gelandang kesebelasan PERSIB Bandung.
Gelandang bernomor punggung 15 ini memang salah satu pemain pilar PERSIB. Dengan daya jelajah tinggi dan kemampuan olah bola yang tidak diragukan lagi, kehadiran Firman jadi salah satu alasan mengapa Juara Liga Super Indonesia 2014 itu jadi lawan yang patut diperhitungkan.
Usia yang terus bertambah, bukan halangan bagi Firman untuk menyuguhkan permainan apik di lapangan. Malahan, usia dan pengalamannya di sejumlah klub yakni Persita Tangerang, Arema Malang, Pelita Jaya, Persija Jakarta, dan Sriwiaya FC, membuatnya makin matang dan jadi modal berharga untuk mencetak prestasi bersama Maung Bandung.
Selain memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi, gelandang bertinggi badan 165 sentimeter ini juga punya mental juara. Pemain yang tercatat paling banyak menyumbang assist di antara sesama rekannya di PERSIB ini sudah berulang kali mengangkat trofi. Sebelum sukses mempersembahkan trofi ISL 2014 bagi skuat Djajang Nurdjaman, Firman sudah lebih dahulu mencicipi bagaimana rasanya jadi jawara di tingkat nasional. Lelaki yang doyan berpotongan cepak itu pernah sekali menjuarai Divisi Utama bersama Persita Tangerang, dua kali mengangkat trofi Copa Dji Sam Soe bersama Arema Malang, serta sekali menjadi raja ISL bersama Sriwijaya FC.
Jika menengok ke belakang, boleh dibilang Firman hampir saja gagal berkiprah di lapangan hijau. Penyebabnya, tak lain karena minimnya dukungan orang tua. Namun, kegigihannya berbuah manis. Orang tua akhirnya percaya dan mendukung Firman sepenuhnya untuk mencari nafkah lewat si kulit bundar.
Firman mengawali kariernya di lapangan hijau di klub Indonesia Muda Manado FC dan Bina Taruna Manado FC. Punya kemampuan menonjol, Firman direkrut masuk tim muda Persma Manado, yang kala itu diasuh Benny Dollo. Benny Dollo adalah salah satu orang yang berjasa bagi Firman. Pelatih yang sukses meraup sederet gelar bersama Pelita Jaya dan Arema itulah yang membawa Firman di hampir setiap klub dan tim yang diasuhnya. Sebut saja Persita Tangerang dan Timnas Indonesia.
Sepak terjang Firman di level nasional tak kalah menarik untuk disimak. Lelaki yang menikahi Marita Yustika itu pernah hampir membawa Timnas Garuda menjuarai Piala AFF tahun 2010, namun kandas di final. Kendati demikian, Firman dinobatkan sebagai Pemain Terbaik di kejuaraan tersebut.
Di keluarganya, Firman dipandang sebagai sosok suami dan ayah yang bertanggungjawab. Humoris, begitulah sang istri, Marita, menyebut salah satu karakter menarik seorang Firman Utina. Melihat minat dan bakat sang anak dalam olah bola, Firman memberikan dukungan penuh. Ayah tiga anak itu ingin, kelak putranya jadi pemain sepak bola yang lebih hebat dari dirinya.
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Pemain Tertua dan Termuda yang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Satu Tahun Tersisih, Hokky Caraka Bangga Kembali Dipanggil Timnas Indonesia
-
Izin Senior! Daftar Pemain Paling Berumur yang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Hokky Caraka Singgung Soal Kepercayaan
-
Rodri Tersandung Masalah Baru, Dilaporkan ke Polisi oleh Tetangga Sendiri
-
Media Belanda Tercengang Lihat Performa Jay Idzes di Serie A, Singgung Rekor Kapten Timnas Indonesia
-
Reaksi Bojan Hodak usai Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia
-
Di Tengah Ancaman Perang, FIFA Tegaskan Piala Dunia 2026 Tetap Digelar untuk Bawa Perdamaian
-
Beckham, Klok, dan Eliano Dipanggil Timnas Indonesia, Bojan Hodak: Mereka Layak
-
Dipanggil John Herdman, Elkan Baggott Dapat Sorotan Utama Media Inggris