Suara.com - Hari ini, 31 tahun yang lalu, Arjen Robben lahir di Bedum, Negeri Belanda. Arjen Robben adalah pemain tim nasional Belanda yang kini bermain di klub Bayern Munich.
Nama Robben cukup sering terdengar belakangan ini. Selain dinobatkan sebagai Olahragawan Terbaik Belanda Tahun 2014 pada hari Senin (20/1/2015), sebelumnya Robben juga sudah terlebih dahulu menarik perhatian ketika dirinya finis di urutan ke empat dalam pemilihan FIFA Ballon d'Or 2014, di belakang Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Manuel Neuer. Tak cuma itu, ia juga masuk deretan penyerang dalam tim terbaik versi FIFA, FIFPro 2014.
Belum genap sepekan yang lalu, Robben juga sempat jadi berita, saat dirinya mengaku digigit 'buaya' saat mengikuti kamp latihan tengah musim di Qatar. Namun, sesungguhnya Robben hanya bercanda, luka itu ia dapat saat berlatih angkat beban.
Berderet penghargaan yang didapat menunjukkan bahwa Robben bukanlah winger sembarangan. Lelaki plontos yang memiliki tinggi badan 180 sentimeter itu dikenal sebagai pemain yang punya segudang talenta. Selain skill dribbling, passing, dan menembak yang di atas rata-rata, suami Bernadien Eillert itu juga terkenal memiliki kecepatan dan kreativitas yang jarang dipunyai winger lain.
Robben mengawali karier profesionalnya bersama Groningen, salah satu klub yang berlaga di kompetisi kasta teratas Belanda. Dua tahun berselang, Robben hijrah ke PSV. Ia membantu PSV meraih gelar juara Eredivisie musim 2002/2003, sekaligus dinobatkan menjadi Pemain Muda Terbaik Tahun 2002.
Sempat hampir bermain di Manchester United, Robben akhirnya berlabuh di Stamford Bridge. Berseragam Chelsea tiga musim, Robben dua kali merasakan mahkota kemenangan Liga Premier Inggris, satu Piala FA, dan dua Piala Liga.
Direkrut Real Madrid pada tahun 2007, Robben kian menunjukkan kualitasnya sebagai pemain kelas dunia. Mencetak 11 gol dari 50 laga yang ia lakoni, Robben membantu El Real sekali meraih trofi La Liga.
Namun, puncak kejayaan Robben adalah ketika dirinya merambah Bundesliga dan bermain untuk Bayern Munich. Resmi jadi punggawa Di Roten sejak 2009, pemain yang punya julukan The Glassman lantaran rawan cedera itu, tiga kali membawa Munich menjuarai Bundesliga dan mempersembahkan satu trofi Liga Champions.
Kendati demikian, kesuksesan itu tak serta merta ia raih. Winger yang dilabeli "jagonya diving" itu sempat mengalami masa-masa sulit saat dirinya tidak mendapat kepercayaan dari fans, bahkan dicemooh. Penyebabnya, Robben dinilai penyebab kegagalan Die Roten merebut trofi Liga Champions musim 2011/2012.
Robben pulalah, salah punggawa yang membantu tim Oranje Belanda menjadi runner-up Piala Dunia 2010, dan juara ketiga di Piala Dunia 2014.
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Hokky Caraka Singgung Soal Kepercayaan
-
Rodri Tersandung Masalah Baru, Dilaporkan ke Polisi oleh Tetangga Sendiri
-
Media Belanda Tercengang Lihat Performa Jay Idzes di Serie A, Singgung Rekor Kapten Timnas Indonesia
-
Reaksi Bojan Hodak usai Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia
-
Di Tengah Ancaman Perang, FIFA Tegaskan Piala Dunia 2026 Tetap Digelar untuk Bawa Perdamaian
-
Beckham, Klok, dan Eliano Dipanggil Timnas Indonesia, Bojan Hodak: Mereka Layak
-
Dipanggil John Herdman, Elkan Baggott Dapat Sorotan Utama Media Inggris
-
Cedera Parah Jelang Gabung Timnas Indonesia, Miliano Jonathans Terlihat Sangat Sedih
-
Pengamat Komentari Garuda Calling Perdana John Herdman, Anggap sebagai Langkah Realistis
-
Sindiran Halus Shin Tae-yong untuk Patrick Kluivert? STY Yakin Herdman Bawa Hasil Lebih Baik