Suara.com - Jelang bergulirnya Indonesia Super League (ISL) yang akan digelar pada 21 Februari mendatang, sejumlah klub masih dihadapkan pada masalah stadion. Ketiga klub tersebut adalah PSM Makassar, Pelita Bandung Raya dan Pusam Bali United.
CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono di Jakarta, Selasa (10/2/2015), mengatakan ketiga klub tersebut mempunyai masalah yang berbeda sehingga pihaknya selaku regular kompetisi perlu melakukan pemantauan khusus.
"Kami menunggu hingga 13 Februari. Mudah-mudahan ketiga klub itu bisa mengejar target sehingga sebelum kick off semuanya bisa dilengkapi," katanya di Kantor PSSI Senayan, Jakarta.
Menurut dia, untuk Pelita Bandung Raya saat ini terbebani dengan mahalnya sewa Stadion Sijalak Harupat Bandung. Padahal stadion ini merupakan stadion utama yang akan menjadi kandang klub sekota Persib Bandung itu.
Kondisi itu memaksa manajemen Pelita Bandung Raya memutar otak dan mengajukan Stadion Patriot Bekasi sebagai kandang. Hanya saja, stadion ini belum dinyatakan lolos verifikasi.
Untuk PSM Makassar yang musim lalu menjadi musafir dan berkelana di Surabaya, musim ini mencoba kembali ke kandangnya yaitu Stadion Mattoangin. Hanya saja, stadion tersebut masih perlu perbaikan terutama upgrade lampu yang telah ada sesuai dengan regulasi.
"Bali United Pusam juga terkendala masalah lampu (Stadion Dipta Bali). Kondisi ini berbeda dengan Stadion Mattoangin yang tinggal upgrade," kata Joko Driyono menambahkan.
Pria yang juga Sekjen PSSI itu menjelaskan, dengan waktu yang ada pihaknya mengimbau kepada klub untuk segera menyelesaikan permasalahan terutama dari sisi infrastruktur. Pihaknya berharap, semua klub ISL bisa bertanding di kandang masing-masing.
Meski demikian, saat ini ada dua klub yang dipastikan akan menjadi klub musafir. Yaitu Persiram Raja Ampat yang akan bermarkas di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, dan Persebaya Surabaya yang akan menggunakan Stadion Gelora Bangkalan, Madura.
Selain verifikasi infrastruktur, sebelumnya PT Liga Indonesia telah melakukan verifikasi keuangan. Saat ini ada dua klub yang terus dipantau dan terancam mendapatkan sanksi karena bermasalah dengan keuangan yaitu Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya. Permasalahan yang ada baik infrastruktur maupun keuangan harus diselesaikan paling lambat 13 Februari mendatang. (Antara)
Berita Terkait
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
-
Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Plus Minus Naik Transportasi Umum di Jakarta
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen