Suara.com - Panitia penyelengara (Panpel) pertandingan tim Persipura Jayapura terus berkoordinasi dengan 14 elemen pendukung setia Persipura Jayapura, atau akrab disebut Persipuramania untuk memberikan dukungan kepada Boaz TE Salossa cs dalam bertarung di Liga Super Indonesia (LSI) 2015.
"Kami sedang berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Pak Irawan selaku koordinator Persipuramania terkait kesiapan mereka pada LSI musim 2015," kata Ketua Panpel Persipura Jayapura, Fachrudin Passolo di Kota Jayapura, Papua, Senin (16/2/2015).
Fachrudin menegaskan, Persipuramania merupakan salah satu elemen pendukung penting kepada Boaz TE Salossa dan kawan-kawan untuk mewujudkan Persipura memenangkan kandang saat menjamu lawan-lawannya di Stadion Mandala, Kota Jayapura.
"Selain masyarakat pecinta Persipura, ada juga Persipuramania yang dihidupkan kembali setelah pada musim lalu kurang terlihat," akunya.
Dalam koordinasi dengan Irawan sebagai Koordinator Persipuramania, diakui Fachrudin, pihaknya mendapatkan sejumlah masukkan terkait bagaimana mengatur pendukung utama tim yang telah mengoleksi empat gelar juara Liga Indonesia.
"Ada beberapa hal yang kami bicarakan, diantaranya bagaimana mengkoordinir kembali elemen-elemen Persipuramania di tahun 2015, termasuk bagaimana dengan harga karcis untuk mereka," katanya.
Lebih jauh dikatakan Fachrudin, dukungan dari Persipuramania sangat penting karena tidak hanya memberikan motivasi kepada tim Persipura dalam berlaga, tetapi juga memberikan warna tersendiri di kandang Tim Mutiara Hitam ini.
"Apa lagi, Persipura tetap akan berlaga di AFC Cup 2015 tentunya butuh dukung suporter fanatiknya. Dan sistem pertandingan musim ini menggunakan satu format, sehingga dipastikan semua tim akan bertandinga di Mandala Jayapura," katanya.
Soal bagaimana kiat-kiat dari Panpel Persipura Jayapura untuk menarik minat penonton di Mandala Jayapura, Fachrudin mengatakan pihaknya akan memasang sejumlah spanduk dan baliho ajakan di sejumlah sudut Kota Jayapura hingga ke kabupaten pemekaran selerto Keerom, Sarmi dan Kabupaten Jayapura.
"Kami juga akan memasang iklan disejumlah media cetak dan elektronik. Dan yang utama adalah harga tiketnya sudah turun. Dan saya ingin Persipuramania menjadi Persipuramania sejati bukan Persipuramania elektronik yang hanya melihat dari televisi bukan nonton langsung di lapangan,"tandasnya.
Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano sebelumnya meminta pihak Panpel Persipura untuk menghidupkan kembali peran Persipuramania di Mandala karena pada musim lalu tidak terlihat rame di lapangan.
"Saya minta Panpel bisa segera koordinasi dengan para suporter fanatik Persipura. Pasang iklan dan baliho disejumlah empat terkait laga Persipura atau pun ajakan menonton di Mandala," kata Benhur. (Lidya Salmah)
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga