Suara.com - Persipura Jayapura optimistis meraih hasil maksimal dalam lawatannya ke kandang klub Maladewa, Maziya pada pertandingan Grup E AFC Cup 2015. Keyakinan itu didasarkan pada hasil pertandingan sebelumnya yang telah dijalani Persipura.
"Saya sudah bicara dengan pemain agar fokus pada pertandingan nanti. Pertandingan nanti sangat penting karena jika menang akan lolos ke fase berikutnya," ujar Pelatih Persipura Osvaldo Lessa di Jakarta seperti dilansir Antara, Jumat (14/3/2015).
Tim yang berjuluk Mutiara Hitam terbang ke Maladewa dengan modal yang bagus karena sudah mengantongi dua kemenangan dari tuan rumah Warriors FC Singapura dengan skor 3-1 dan menang atas Bengaluru 3-1.
Jika mampu memenangkan pertandingan melawan tuan rumah Maziya di Stadion Nasional Maladewa, Selasa (17/3/2015), Boaz Solossa dan kawan-kawan akan mengemas 9 poin dan memastikan diri lolos ke fase berikutnya.
Meski berada di posisi puncak klasemen Grup E, Osvaldo Lessa meminta anak asuhnya tidak meremehkan lawan dan tetap menunjukkan karakter permainan asli tim kebanggaan masyarakat Papua.
"Kita harus mewaspadai pergerakan lawan. Maziya sering memaksimalkan serangan balik cepat. Selain itu umpan silangnya juga harus diantisipasi," kata pelatih asal Brasil itu.
Pengganti Jacksen F Tiago itu menjelaskan, untuk mengantisipasi umpan silang lawan, dirinya menginstruksikan kepada pemain agar lebih waspada. Bahkan saat latihan di Lapangan C Senayan, terus diperagakan cara menghalau umpan silang lawan.
"Kami berlatih mengantisipasi umpan silang karena lawan suka bermain dari sisi sayap. Seperti saat menghadapi Warriors FC. Dua gol Maziya yang tercipta lahir dari umpan silang," kata Osvaldo Lessa.
Selain mengantisipasi umpan silang lawan, Oswaldo Lessa meminta anak asuhnya bermain cepat dalam mengumpan terutama ke lini depan. Hal ini dilakukan agar produktivitas gol bisa lebih bagus.
Setelah menghadapi tuan rumah Maziya, Tim Mutiara Hitam akan menjamu Maziya di Stadion Mandala Jayapura, 14 April. Setelah itu menjamu Warriors FC Singapura, 28 April dan di pertandingan terakhir Grup E bertandang ke markas Bengaluru, Indonesia, 12 Mei.
Berita Terkait
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
-
Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing