Suara.com - Hari ini, 39 tahun yang lalu, Alessandro Nesta lahir di Roma, Italia. Alessandro Nesta adalah bek profesional Italia yang berkibar namanya kala berseragam Lazio dan AC. Milan.
Italia, negeri sepak bola yang menekankan catenaccio, alias strategi bertahan, melahirkan banyak bek handal. Nesta adalah salah satunya.
Di masanya, sosok bertinggi badan 187 sentimeter ini merupakan pemain belakang yang cukup disegani. Keahlian Nesta dalam melakukan tackling dan menempel pemain lawan amat sulit dicari tandingannya.
Nesta mulai serius berlatih mengolah si kulit bundar sejak usia sembilan tahun bersama akademi pemain muda Lazio. Delapan tahun melewati masa gemblengan, Nesta masuk tim senior Biancocelesti pada tahun 1993. Sembilan musim di Lazio, Nesta membantu tim Elang Muda menggondol satu gelar Scudetto Serie A, dua juara Coppa Italia, satu Piala Super UEFA, dan satu Piala Winners UEFA. Penampilannya yang luar biasa juga membuatnya dinobatkan menjadi Pemain Bertahan Terbaik Serie A selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada tahun 2000, 2001, dan 2002.
Krisis finansial yang menghantam Lazio jelang musim 2002/2003, memaksa klub asal Kota Roma melepas pemain-pemain terbaiknya, termasuk Nesta. Bek hebat itu dijual ke Milan. Di Milan, Nesta kian gemilang. Kolaborasinya dengan bek Il Diavolo Rosso macam Maldini, Cafu, Costacurta, dan Stam, membentuk sebuah benteng pertahanan yang boleh dibilang terkuat di Italia.
Sepuluh musim berseragam Rossoneri, Nesta mencicipi dua gelar Serie A. Yang paling membanggakan, Nesta membantu Milan merebut dua gelar juara Liga Champions, yakni pada tahun 2003 dan 2007.
Musim transfer 2012, Nesta memutuskan hengkang dari Serie A. Major League Soccer (MLS), kompetisi sepak bola di tanah Amerika yang jadi pilihan. Bersama Montreal Impact, Nesta merengkuh juara Canadian Championship.
Setahun lebih tiga bulan di MLS, Nesta pindah ke Chennaiyin FC, sebuah klub yang berlaga di kompetisi Indian Super League. Hingga kini, ia masih bermain di klub asuhan Marco Materazzi, yang tak lain adalah rekannya di timnas Italia.
Ayah dua anak itu juga mantan punggawa timnas Italia. Sepuluh tahun berseragam Azzuri, Nesta ikut dalam tiga ajang Piala Dunia, termasuk Piala Dunia 2006 yang dimenangkan Italia.
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Reaksi Bojan Hodak usai Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia
-
Di Tengah Ancaman Perang, FIFA Tegaskan Piala Dunia 2026 Tetap Digelar untuk Bawa Perdamaian
-
Beckham, Klok, dan Eliano Dipanggil Timnas Indonesia, Bojan Hodak: Mereka Layak
-
Dipanggil John Herdman, Elkan Baggott Dapat Sorotan Utama Media Inggris
-
Cedera Parah Jelang Gabung Timnas Indonesia, Miliano Jonathans Terlihat Sangat Sedih
-
Pengamat Komentari Garuda Calling Perdana John Herdman, Anggap sebagai Langkah Realistis
-
Sindiran Halus Shin Tae-yong untuk Patrick Kluivert? STY Yakin Herdman Bawa Hasil Lebih Baik
-
Dipanggil ke Timnas Indonesia, Ezra Walian Bawa Bekal Mentereng
-
Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
-
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Bicara Pasang Surut Performa Jelang FIFA Series 2026