Suara.com - Manajer Chelsea Jose Mourinho kembali mendapatkan dakwaan dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA). Mourinho terancam mendapatkan hukuman dari FA menyusul komentarnya kepada wasit saat Chelsea dikalahkan oleh Southampton 3-1.
Pelatih asal Portugal ini yang membawa timnya hanya meraih dua kemenangan dari delapana laga Premier League musim ini, mengklaim bahwa ofisial pertandingan takut untuk memberikan Chelsea penalti. Hal itu dikatakan Mourinho dalam sebuah wawancara di televisi usai pertandingan di Stamford Bridge.
Ucapan Mourinho tersebut ditujukan setelah Radamel Falcao diganjal kiper Southampton Maarten Stekelenburg di kotak penalti. Bukan hadiah penalti yang diberikan oleh wasit Robert Madley namun kartu kuning yang diberikan kepada Falcao karena dianggap diving.
"Dengan skor 1-1 (ada) penalti besar dan sekali lagi kita tidak mendapatkannya," kritik Mourinho seperti dilansir Sky Sport. "Jika FA ingin menghukum saya mereka bisa menghukum saya, mereka tidak menghukum manajer lain, mereka menghukum saya."
Namun ucapan Mourinho dalam wawancara tersebut mendapatkan dakwaan dari FA dan dia memiliki waktu hingga Kamis (8/10/2015) untuk memberikan tanggapan atas dakwaan tersebut.
"Hal itu terkait dengan pernyataannya yang merupakan perilaku tidak benar dimana mereka menuduh dan/atau menyiratkan bias pada bagian dari ofisial pertandingan resmi dan/atau menghina pertandingan," kata FA dalam pernyataannya.
"Dia memiliki kesempatan sampai pukul 06:00 pada Kamis untuk menanggapi tuduhan itu."
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ternyata, Ferguson Tahu Mourinho Ogah Latih MU
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan