Suara.com - Belum genap satu bulan Federasi Sepak Bola Inggris menjatuhkan sanksi, manajer Chelsea Jose Mourinho kembali terancam mendapat sanksi baru dari Federasi Sepak Bola Inggris, FA. Seperti sebelumnya, manajer asal Portugal itu diancam hukuman lantaran tidak bisa menjaga ucapannya kepada ofisial pertandingan.
Seperti diketahui, pada 15 Oktober lalu FA mendenda pria yang akrab disapa Mou itu sebesar Rp1 miliar lantaran komentarnya kepada wasit saat timnya menghadapi Southampton. Kali ini, kata-kata kurang pantas kembali keluar dari mulutnya saat timnya dikalahkan West Ham United akhir pekan kemarin.
"Jose Mourinho didakwa telah melakukan tindakan yang kurang pantas sehubungan dengan kata-katanya dan perilakunya terhadap ofisial pertandingan di saat turun minum," bunyi pernyataan FA.
Selain Mourinho, klub yang berlaga, Chelsea dan West Ham United juga terancam sanksi FA. Begitu pula dengan salah satu staff pelatih The Blues, Silvino Louro atas sikapnya dalam pertandingan.
"Pelatih Chelsea Silvino Louro juga terancam saksi menyusul perilakunya yang berakhir dengan pengusiran dirinya dari area teknis di menit 45," sambung pernyataan tersebut.
"West Ham dituding juga gagal mengendalikan para pemainnya di menit 44. Begitu pula dengan Chelsea. Semua pihak diberi waktu hingga Kamis (29/10/2015) pukul 6 sore untuk menanggapi hal ini," tambah pernyataan FA itu.
Pertandingan itu sendiri berakhir untuk kemenangan The Hammers 2-1. Kembali gagal meraih tiga poin, The Blues yang baru mengantongi 11 poin dari 10 laga masih tercecer di posisi 15 klasemen sementara Liga Premier. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur