Suara.com - PSM Makassar telah menghentikan perburuan pemain untuk memperkuat tim Juku Eja menghadapi turnamen Piala Jenderal Sudirman di Grup B Bali, 14 November 2015.
Media Officer PSM Ramli Manong mengatakan selain komposisi pemain yang dianggap sudah cukup, juga dikarenakan jadwal pelaksanaan turnamen yang sudah semakin dekat.
"Untuk masalah perburuan pemain sudah kita stop. Komposisi tim saat ini sudah lengkap dan kita tidak butuhkan lagi tambahan pemain untuk memperkuat tim di ajang Piala Jenderal Sudirman," ujarnya di Makassar, Senin (9/11/2015).
Dia menjelaskan, Rendy Sireger merupakan nama terakhir yang bergabung bersama tim Juku Eja. Selain Rendy, manajemen lebih dulu mendaratkan tiga pemain asing masing-maisng Silvio Escobar sebagai striker, Patrice Nzekou (gelandang) dan Banaken Bazoken yang akan menjaga pertahanan PSM Makassar.
Mengenai komposisi pemain yang bergabung dalam skuad PSM, dirinya mengaku optimistis bisa bersaing. Kolaborasi antara pemain senior, asing dan beberapa pemain muda dari PSM U-21 diharapkan bisa semakin kompak dan memberikan banyak pilihan strategi dalam setiap pertandingan.
"Kami memang melibatkan cukup banyak pemain muda untuk memperkuat tim di turnamen Piala Jenderal Sudirman. Kami berharap seluruh pemain bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat pertandingan," katanya.
Lebih jauh, dirinya juga menyatakan jika PSM Makassar akan memboyong 25 pemain untuk tampil di turnamen 2015. Dari 25 pemain itu 8 diantaranya merupakan pemain muda yang baru saja tampil di turnamen Habibie Cup 2015. Mereka diantaranya adalah Ridwan (gelandang) Hasan Husain (gelandang), Syaiful (penjaga gawang), Wasiat (bek), Roberto Wiliam (striker), serta Rasyid Rahman Datu.
"Rencananya kami akan berangkat ke Bali pada 12 November mendatang. Kami juga mngikut-sertakan sebanyak delapan pemain muda untuk memperkuat tim di Piala Jenderal Sudirman," ungkapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan