Suara.com - Mantan juara Eropa yang sedang mengalami masalah keuangan Red Star Belgrade mengatakan mereka telah menerima tawaran senilai 5,14 juta pound dari Liverpool untuk gelandang berbakat berusia 19 tahun Marko Grujic.
"Dewan klub mempertimbangkan ketiga tawaran resmi untuk Grujic, termasuk dari Anderlecht dan VfB Stuttgart, dan dengan suara bulat menerima tawaran Liverpool serta mengatur pembayaran secepatnya terkait biaya transfer," demikian pernyataan klub.
Grujic, yang menjuarai Piala Dunia U-20 bersama Serbia di Selandia Baru pada Juni, akan kembali dipinjamkan ke Red Star untuk sisa musim ini sebelum bergabung dengan Liverpool pada Juli.
Red Star, yang memenangi kompetisi klub elit Eropa pada 1991, unggul 25 angka di puncak klasemen divisi pertama Serbia menjelang libur musim dingin Desember sampai Februari pada pekan lalu.
Bagaimanapun, klub yang dililit hutang ini berada dalam kondisi tidak pasti dalam beberapa tahun, ketika mereka berhutang lebih dari 40 juta euro kepada para kreditor serta mantan pemain dan pelatih.
Tahun lalu, badan sepak bola Eropa UEFA melarang Red Star mengikuti kualifikasi Liga Champions karena tagihan-tagihan yang belum terbayarkan.
Grujic, yang dapat bermain di beberapa posisi di lini tengah, tampil memukau pada paruh pertama musim. Menurut media Serbia, keluarganya menentang ia hengkang pada usia yang masih muda dan ayahnya Goran meminta Red Star untuk mempertahankannya.
Red Star mengatakan mereka tidak memiliki pilihan.
"Kami tentu saja menginginkan Marko Grujic bermain untuk Red Star untuk sepuluh tahun mendatang, namun situasi keuangan klub mendikte keputusan yang berbeda," bunyi pernyataan klub.
"Sebagai upaya untuk menghormati permintaan ayahnya, kami setuju membayar Liverpool senilai satu juta euro untuk Grujic agar dapat bertahan di Red Star sebagai pemain pinjaman selama enam bulan." "Transfer ini akan membantu Red Star mendapatkan pijakan dan keuntungan jangka panjang akan didapat dari sumber daya-sumber daya untuk mengangkat lebih banyak pemain seperti Grujic dari akademi kami." Liverpool, yang menghuni peringkat kesembilan di Liga Utama Inggris, belum mengonfirmasi kesepakatan ini. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Indonesia di Liga Belanda Dilaporkan Masuk Radar Transfer Liverpool
-
Buntut Kekalahan Memalukan Liverpool, Arne Slot Didesak Tendang Cody Gakpo
-
Statistik Buruk Liverpool usai Dibungkam Wolves: Raja Kalah di Injury Time
-
Liverpool Dipermalukan Tim Juru Kunci, Tertahan di Posisi Lima
-
3 Panduan Jitu Cetak Gol dari Situasi Bola Mati Ala Arsenal: Inswinger Jadi Kunci
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Perjudian Besar Mikel Arteta Lawan Mansfield Town Berbuah Rekor Fantastis, Apa Itu?
-
Profil dan Instagram Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Parah
-
Putra Pertama Lahir, Motivasi Thom Haye Semakin Meledak di Persib Bandung
-
Kabar Buruk Timnas Indonesia! Teriakan Kesakitan Miliano Jonathans Dihantam Bek Bulgaria
-
Febri Haryadi Cedera Parah, Beckham Putra Kirim Doa Menyentuh
-
Suporter Sebut Maarten Paes Bak Andre Onana Usai Ajax Dibantai FC Groningen
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Arsenal Lolos Perempatfinal FA Cup, Mikel Arteta Justru Puji Suporter Mansfield Town
-
Bikin Betah! Kisah Pemain Tajikistan yang Terpikat Magis Ramadan dan Kuliner Jogja
-
Menegangkan! Spanyol Evakuasi Darurat Joselu dan Javi Martnez dari Qatar