Suara.com - Kapten Manchester City Vincent Kompany dan bek Manchester United Luke Shaw meminta maaf kepada para fansnya. Hal itu menyusul pembatalan laga mereka di International Champions Cup di Bejing kemarin.
Derby Manchester tersebut dibatalkan 12 jam sebelum kick off karena masalah lapangan Bird's Nest Stadium. Lapangan tersebut tidak layak dipakai setelah diguyur hujan deras karena cuaca yang buruk di Beijing.
Pihak ICC dan kedua klub akhirnya membatalkan pertandingan karena mengkhawatirkan keselamatan pemain. Sementara ribuan fans yang berada di luar stadion harus kecewa mendengar kabar tersebut.
"Ini menyedihkan bagi kami, itu menyedihkan untuk fans kami. Jelas itu mengecewakan karena kami sudah tidak sabar untuk memainkan derby di Beijing untuk waktu yang lama," kata Vincent Kompany
"Kami memiliki groundsman kami yang bekerja selama 10 hari di lapangan, tapi kondisi lapangan yang terlalu berbahaya bagi para pemain," lanjut kapten City ini.
"Ini menyedihkan membatalkan ini, tapi saya pikir yang terutama kami ingin berterima kasih kepada semua fans atas semangat mereka, untuk cara mereka telah menerima kami di Beijing sejak kami di sini."
Bek MU Shaw juga memberikan pesan dan permintaan maafnya kepada para fansnya atas pembatalan tersebut. "Tentu saja, saya tahu semua kecewa, namun sebagai pemain kami juga sangat kecewa."
"Kami datang ke sini untuk bermain di depan Anda fans semua. Kami bagaimana Anda sangat mencintai kami semua. Kami sangat suka bermain di depan Anda semua," lanjutnya.
"Kami meminta maaf. Jika kami dapat mengubah itu... kami ingin bermain sekarang juga. Namun itu menjadi keputusan final dan kami tak bisa bermain. Berharap kami dapat bertemua Anda semua segera. Terima kasih."
Saat ini Manchester City telah terbang ke Shenzhen untuk melanjutkan laga ICC lainnya melawan klub asal Jerman Borussia Dortmund, sedangkan MU akan kembali ke Inggris. (Espnfc)
Berita Terkait
-
Dominasi Inggris di Liga Champions, 7 Klub Premier League Tembus 16 Besar
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Pertama dalam Sejarah, Adzan Berkumandang di Old Trafford Kandang Manchester United
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Luis Estrela Minta Timnas Futsal Putri Bangkit usai Tumbang dari Thailand
-
Del Piero Semprot Inter Milan: Tampil Biasa-biasa Saja, Pantas Disingkirkan Bodo/Glimt!
-
Alasan Dick Advocaat Mundur usai Bawa Curacao ke Piala Dunia 2026
-
FFI Umumkan 25 Pemain Sementara Timnas Futsal untuk Piala AFF Futsal 2026
-
Super League Dapat Dua Slot Kompetisi Asia, Persija-Persib Jadi Wakil Indonesia?
-
Dominasi Inggris di Liga Champions, 7 Klub Premier League Tembus 16 Besar
-
Robert Lewandowski Bimbang Soal Masa Depan di Barcelona
-
Deretan Pemain Naturalisasi yang Terancam Degradasi Bareng Klubnya, Siapa Saja?
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!