Suara.com - Hubungannya dengan manajer Arsenal, Arsene Wenger, ramai dibicarakan, manajer Manchester United, Jose Mourinho akhirnya angkat bicara. Eks manajer Chelsea itu menegaskan bahwa hubungannya dengan Wenger cukup baik dan bisa dikatakan beradab.
Bahkan, lelaki asal Portugal itu mengatakan bertemu dengan Wenger dua pekan lalu dalam sebuah acara makan malam.
"Saya bertemu Arsene Wenger dua pekan lalu. Seperti orang beradab, kami berjabat tangan dan duduk di meja yang sama," kata Mourinho.
"Kami makan malam bersama dengan sejumlah orang. Kami bertukar ide dan kami berbincang layaknya orang beradab," sambungnya.
Hubungan Mourinho dengan Wenger kembali ramai dibicarakan menyusul tulisan Robert Beasley, seorang jurnalis Inggris. Dalam bukunya, Jose Mourinho: Up Close and Personal, Beasley menulis manajer asal Portugal itu menaruh dendam pada Wenger.
Bahkan saking kesalnya, Mourinho pernah menyatakan ingin meninju wajah manajer asal Prancis itu.
"Saat Tuan Wenger mengkritik CFC dan Man. United soal kesepakatan Juan Mata...suatu hari saya akan bertemu dengannya di luar lapangan dan saya akan tinju wajahnya," kata Mourinho menanggapi kritik Wenger pada tahun 2014 silam, seperti yang ditulis Beasley.
Menanggapi buku Beasley tersebut, Mourinho menolak berkomentar.
"Saya tidak ingin berkomentar. Penulis mendapat uang lewat bukunya. Itu tidak masalah untuk saya," aku Mou.
Buruknya hubungan antara Jose Mourinho dengan Arsene Wenger memang sudah menjadi rahasia publik. Sejak Mourinho pertama kali menginjakkan kaki di Liga Inggris bersama Chelsea, 'perang dingin' dengan Wenger pun dimulai.
Perseteruan antara kedua manajer itu memuncak di tahun 2014. Wenger melontarkan kritik pedas kepada Mourinho perihal Juan Mata.
Seperti diketahui, saat menjabat sebagai manajer Chelsea untuk yang kedua kalinya, Mourinho menjual Mata di tahun 2014 ke Manchester United. Saat itu, Wenger mempertanyakan kebijakan Mourinho dalam mengambil keputusan soal penjualan Mata tersebut.
Kini, Mourinho kembali bertemu dengan pemain yang pernah dibuangnya itu menyusul penunjukkan dirinya sebagai manajer baru Manchester United musim ini. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma
-
IHSG Pagi Ini Melesat ke Level 6.200, Saham Diburu Investor
-
Baru Sehari Dibuat, Mural 'Tritura Baru' Mahasiswa Trisakti Dicat Hitam Petugas
-
Harga Jual Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 3 Agustus 2026
-
Dari Bali hingga Sumatra, Main Hakim Sendiri Kian Marak: Krisis Kepercayaan atau Efek Populisme?
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
-
Kurir Sabu Berkedok Kondektur Bus Ditangkap, Barang Bukti Disembunyikan di Botol Permen
-
Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya
-
Minky Momo Rilis OVA Baru, Soroti Kekuatan Mimpi dan Harapan di Era Digital
-
Kronologi Kakek 70 Tahun Tewas Saat Kencan di Hotel Parangtritis