Suara.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan 10.000 tiket semifinal Piala AFF 2016 dalam laga Indonesia melawan Vietnam dijual dalam bentuk fisik (offline) di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PSSI Ade Wellington. Ia mengatakan, penjualan non-daring (online) dilakukan demi mengantisipasi tingginya permintaan.
"Kami menyadari ada hal yang berjalan tidak maksimal di sistem. Jadi kami melakukan evaluasi dan mencari alternatif lain," ujar Ade di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Kamis (1/2/2016).
Ade melanjutkan, tiket yang dijual langsung dalam bentuk fisik adalah dari kategori tiga, yang memang paling banyak peminatnya.
Penjualan dilakukan di pintu utara Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, (dekat TVRI), pada Jumat (2/12) mulai pukul 08.00 WIB. Ada delapan loket yang dibuka untuk melayani pembeli.
Mengantisipasi praktik calo, penyelenggara dan kiostix.com (pihak penjual tiket yang direkomendasi AFF), membatasi pembelian terbatas empat tiket per-orang dan harus menyertakan KTP atau SIM.
"Jumlah 10.000 tiket itu bisa saja bertambah jika masih ada sisa tiket kategori yang belum terjual secara daring melakui kiostix.com. Penjualan daring aka ditutup pukul 24.00 WIB malam ini," tutur Ade.
Sementara Ketua panitia penyelenggara pertandingan Indonesia, Yeyen Tumena menambahkan, akan ada 30-50 personel kepolisian dari Polda Metro Jaya untuk mengamankan penjualan tiket "offline".
"Polda Metro Jaya sudah menyetujui penurunan personel," kata Yeyen.
Selain menjual dalam bentuk "offline" di Stadion GBK, pihak PSSI juga memberikan sedikit kesitimewaan kepada masyarakat sekitar Stadion Pekansari, Cibinong, yang menjadi lokasi pertandingan semifinal Piala AFF 2016 leg pertama.
Pihak penyelenggara menyediakan 1.000 tiket laga dalam bentuk fisik yang didistribusikan oleh pihak Persikabo dan dijual di Stadion Persikabo Bogor juga mulai Jumat (2/12).
Panitia penyelenggara sendiri menyediakan tiket dengan tiga kategori yaitu VIP/kategori satu dengan harga Rp300 ribu, kategori dua Rp200 ribu dan kategori tiga Rp100 ribu. (Antara)
Berita Terkait
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing