Suara.com - Pelatih Barcelona Luis Enrique mengaku sulit menjelaskan dengan kata kata akan kemenangan bersejarah skuatnya atas Paris St Germain. Luis Enrique juga mendedikasikan kemenangan tersebut buat semua fans Barcelona.
Barca melakoni laga yang sulit saat menjamu PSG di Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dini hari WIB. Pasalnya, Los Cules harus mengejar defisit empat gol menyusul kekalahan di Paris saat leg pertama bulan lalu.
Namun, Barca mampu menjawab tantangan tersebut dan mencatat kemenangan dramatis 6-1. Dengan hasil tersebut Barcelona melaju ke perempat final setelah menang agregat 6-5 atas Paris St Germain.
Kemenangan Barca diraih dengan dramatis setelah tiga gol tercipta sejak menit ke-88 hingga akhir laga. Neymar mencetak dua gol di sisa laga tersebut dan Sergi Roberto mencetak gol krusial menjelang akhir laga.
Usai laga, paltih Luis Enrique pun sangat senang dengan perjuangan dan keyakinan skuatnya. "Sulit untuk menjelaskan dengan kata-kata karena itu seperti film horor," kata spelatih Barca ini.
"Ada awal yang spektakuler; hanya ada satu pertandingan dengan lebih banyak ketegangan dimana saya telah terlibat dalam, dan itu adalah saat saya seorang pemain."
"Ini adalah kemenangan bagi kepercayaan dan keyakinan kami. Kami mengambil risiko dan kita mengasumsikan risiko-risiko tersebut. Pada babak pertama kami berbicara tentang mencetak ketiga dan kami melakukannya."
"Tapi kemudian Cavani mencetak gol. Sekali lagi para pemain menunjukkan keyakinan mereka, parasuporter di Camp Nou itu juga. Biasanya orang-orang pergi 10 menit sebelum peluit berakhir. Tidak ada yang pergi."
"Saya mengatakan enam gol dalam konferensi pers pra-pertandingan karena Paris adalah tim berkualitas dan mampu mencetak gol. Kami memiliki malam yang kita semua inginkan dan kami masih dalam kompetisi."
"Ini olahraga gila, yang unik. Anak-anak, dan orang dewasa, di sini tidak akan pernah melupakan apa yang terjadi di sini. Saya mendedikasikan kemenangan ini untuk semua fans Barca yang terus percaya kita. Kami mendapatkan kritikan besar setelah leg pertama," tukas Luis Enrique. (Scoresway)
Baca Juga: Kemenangan Dramatis Barcelona
Berita Terkait
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan
-
Andai Lionel Messi Memilih Spanyol
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi