Suara.com - Laga Ligue 1 antara Olympique Lyonnais melawan tuan rumah SC Bastia terpaksa dihentikan. Hal itu menyusul penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok fans tuan rumah kepada kiper mereka Anthony Lopes saat akan turun minum.
Sikap terpuji para fans SC Bastia sudah ditunjukkan saat mereka mengganggu tim tamu melakukan pemanasan sehingga para pemain Lyon meninggalkan lapangan. Akibatnya pertandingan di Stade Armand Cesari tertunda hampir selama satu jam.
Saat turun minum, sekelompok fans menyerang Lopes ketika ia menuju ruang ganti, saat kedudukan imbang 0-0, dan pertandingan harus dihentikan 30 menit setelah babak kedua sebelum akhirnya diputuskan dihentikan.
Sementara Badan Liga Prancis, (LFP) mengeluarkan pernyataan yang mengutuk keras insiden tersebut: "Menyusul insiden pada akhir babak pertama, LFP memutuskan untuk menghentikan laga SC Bastia-Olympique Lyonnais."
"Setelah insiden yang sangat serius yang terjadi selama pemanasan, yang DDSP [Departemen Direktur Keamanan Publik] telah memutuskan untuk melanjutkan pertandingan tapi akan menghentikannya jika ada insiden sedikit pun."
"The LFP mengutuk, dalam kemungkinan yang paling kuat, insiden yang terjadi.''
Sementara pihak klub Lyon dalam cuitannya menjelaskan soal kejadian tersebut. "Pendukung Bastia telah memasuki lapangan untuk menyerang pemain Lyon yang sedang menyelesaikan mereka pemanasan."
"Para pendukung Bastia melemparkan bola ke gawang [kiper Mathieu] Gorgelin ini. Dia dan Memphis [Depay] mulai melemparkan mereka kembali ... sebelum banyak pendukung Bastia menyerang mereka." (Espnfc)
Baca Juga: Jadi Bintang Kemenangan MU atas Chelsea, Ini Komentar Herrera
Tag
Berita Terkait
-
Endrick Buka Peluang Bertahan di Lyon, Tak Pasti Kembali ke Real Madrid
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Klasemen Liga Europa usai Pekan ke-7: Aston Villa dan Lyon Melangkah ke 16 Besar
-
Didepak dari Real Madrid, Endrick Terngiang-ngiang Ucapan Carlo Ancelotti
-
Dipinggirkan Xabi Alonso, Endrick Resmi Hengkang ke Lyon dengan Status Pinjaman
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan