Suara.com - Tim nasional U-19 mengalahkan tim Liga 3 Perseden Denpasar 2-0 dalam laga uji coba kedua di Denpasar, Bali, Jumat (19/5/2017).
Ini adalah kemenangan pertama timnas U-19 dalam uji coba di Bali setelah pada pertandingan perdana versus Celebest FC, Rabu (16/5), berakhir dengan skor 1-1.
Dikutip dari media resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Jakarta, Jumat, dalam laga yang digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Garuda muda tampil mendominasi dan mencetak gol melalui Witan Sulaiman di menit ke-21 dan Feby Eka Putra di menit ke-79.
Namun, meski menguasai jalannya laga, pelatih timnas U-19 Indra Sjafri masih menyayangkan lemahnya penyelesaian akhir anak-anak asuhnya.
"Penyelesaian peluang masih bermasalah. Organisasi pertahanan juga masih perlu diperbaiki," ujar Indra.
Pria asal Sumatera Barat itu pun menyoroti cara pemainnya membangun serangan. Dia mengkritisi keputusan pemain untuk mengoper bola langsung jauh ke depan.
"Itu tidak boleh dan itu sudah komitmen kami. Serangan harus dibangun dari bawah dan memang itu pasti ada risikonya, kalau terlambat antisipasi bola bisa dicuri lawan. Namun semua taktik selalu berisiko," kata pelatih yang membawa Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 tahun 2013 tersebut.
Indra melanjutkan, berikutnya dia ingin mencari lawan uji coba yang bisa menekan timnas dan menguasai pertandingan, sesuatu yang tidak ditemukannya dalam dua kali uji coba di Bali Sebab, menurut dia, karakteristik lawan seperti itu penting karena Indonesia akan menghadapi Brazil di Turnamen Toulon 2017 di Prancis.
"Brazil pasti tampil dominan dan kami harus bisa menemukan cara mengantisipasi lawan seperti itu," tutur dia.
Adapun di Turnamen Toulon 2017 di Prancis, Indonesia bergabung di Grup C dan akan memulai petualangannya di kompetisi tersebut pada Rabu (31/5) melawan Brazil, kemudian dilanjutkan dengan laga kontra Republik Ceko, Sabtu (3/6) dan terakhir Skotlandia, Selasa, (6/6).
Usai Toulon, Garuda muda selanjutnya berkiprah di Piala AFF U-18 pada 4-17 September 2017 di Yangon, Myanmar. Di sana, Indonesia bergabung di Grup B bersama tuan rumah Myanmar, Brunei Darussalam, Filipina dan Selandia Baru.
Setelah itu, timnas berkompetisi di kualifikasi Piala Asia U-19 2018 pada 31 Oktober-8 November 2017. Pada kejuaraan ini, Indonesia masuk di Grup F, dan nantinya berhadapan dengan Korea Selatan, Malaysia, Timor Leste dan Brunei Darussalam.
Indonesia sendiri adalah salah satu kandidat kuat tuan rumah Piala Asia U-19. Jika terpilih jadi penyelenggara, timnas tak perlu ikut kualifikasi dan langsung lolos ke putaran final Piala Asia U-19. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar