Suara.com - Kesebelasan Bhayangkara FC mengalahkan Semen Padang dengan skor 1-0 dalam laga kandang Liga 1 2017 di Stadion Patriot Chandrabaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu sore (20/5/2017).
Tim asuhan Simon Mcmenemy langsung tampil menekan pertahanan Semen Padang di babak pertama pertandingan melalui peran pengatur strategi Evan Dimas Darmono.
Serangan Bhayangkara membuahkan satu gol lewat peluang yang diciptakan pemain timnas itu dengan memberikan umpan silang kepada penyerang Ilham Udin Armin pada menit ke-30.
Ilham dengan leluasa mengarahkan sepakan bola ke gawang Muhammad Ridwan tanpa kawalan bek belakang Semen Padang hingga mengubah kedudukan papan skor 1-0.
Tertinggal skor, Semen Padang mulai membangun serangan pada menit ke-41 yang berujung pada sepakan pojok oleh Adi Nugroho. Namun, sundulan Irsyad Maulana berhasil ditepis penjaga gawang Rully Desrian.
Skor bertahan 1-0 hingga wasit Prasetyo Hadi meniup peluit sebagai tanda turun minum kepada pemain.
Di babak kedua pertandingan, Pelatih Semen Padang Nil Maizar mengganti dua pemainnya di lini tengah Kevin Ivander dengan Riko Simanjuntak dan bek belakang Agung Prasetyo digantikan Novrianto.
Semen Padang dominan melakukan tekanan ke Bhayangkara lewat umpan cepat dari sisi timur lapangan hingga menciptakan peluang. Namun, berhasil dihadang bek belakang duet Dany Saputra dan Putu Gede Juni.
Hadangan itu sempat diprotes kapten Semen Padang Marcel Silva Sacramento yang menganggap itu sebagai sebuah pelanggaran. Namun, protes itu diabaikan wasit.
Marcel pun nekat men-tackle kaki wasit pada menit ke-65 hingga Prasetyo memutuskan untuk mengangkat kartu merah dan mengusir pemain asal Brasil itu keluar dari lapangan.
Meski bermain dengan 10 atlet, Semen Padang tetap tampil menekan pertahanan Bhayangkara. Namun, berulang kali serangan itu gagal.
Skor 1-0 untuk kemenangan Bhayangkara bertahan hingga pertandingan berakhir. (Antara)
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Bhayangkara FC Optimis Buat Kejutan di Kandang Malut United
-
Buntut Aksi Tak Terpuji ke Spaso, Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Tambahan untuk Rafael Struick
-
Alasan Semen Padang Boyong Maicon Souza
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Inter ke Semifinal! Gol Bonny dan Diouf Bawa Nerazzurri Singkirkan Torino di Coppa Italia
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Timnas Indonesia Juara AFF 2026? Pemain Keturunan di Super League Jadi Senjata Rahasia Garuda
-
Duit Jadi Magnet Pemain Keturunan Timnas Indonesia Hijrah ke Super League Musim Ini
-
Bukan Sekadar Pelapis, Mauro Zijlstra Jadi Fondasi Kekuatan Baru Persija Jakarta di Super League
-
Persija Jakarta Janji Lepas Mauro Zijlstra Kembali Ke Eropa Jika Ada Tawaran Klub Benua Biru
-
Mauro Zijlstra Resmi ke Persija Jakarta, Bos Sebut Investasi Jangka Panjang untuk Lini Depan Tim
-
Ledakan Petasan ke Emil Audero, Inter Milan Didenda Hampir Rp 1 Miliar!
-
Punya 21 Caps Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp 12,17 Miliar Cetak Gol Bantai Klub Filipina
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira