Suara.com - PS TNI harus menelan pil pahit karena kalah dari Persija Jakarta di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Kamis (8/6/2017). Pertandingan berakhir dengan skor 0-2.
Kendati kalah, pelatih PS TNI Ivan Kolev merasa timnya bermain lebih baik dari Persija.
Dua gol Macan Kemayoran dicetak melalui tendangan bebas. Gol pertama tercipta dari Bruno Lopes pada menit ke-25 dan Ramdani Lestaluhu di menit ke-64.
"Kita memang kalah tapi kita main lebih bagus dari mereka. Kami harus buat kesimpulan masalah ini apa, kalau kalah seperti ini tidak normal padahal kita main bagus tapi kita kalah," kata Kolev dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Selain itu, kurang agresifnya para pemain PS TNI menjadi penyebab kekalahan tim berjuluk The Army tersebut. Tidak adanya beberapa pemain inti juga menjadi alasan Kolev.
"Kita kalah karena kita tidak main agresif, kita banyak gangguan di lini tengah. Satu lagi kami tidak pernah main dengan satu game dengan pemain yang sama," ujarnya.
Dalam laga tersebut, Kolev juga mencoba beberapa pemain baru di skuatnya. Namun, karena dirasa kurang agresif pemain yang bersangkutan digantikan dengan pemain lainnya.
"Kita minta dari dia untuk main trobosan lebih agresif. Tapi tidak bisa, oleh karena itu kita ganti dia. Kalau babak kedua banyak penggantian pemain agar lebih main agresif," ungkapnya.
Baca Juga: Jelang Pemilu, Polisi Temukan Paket Mencurigakan di London
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Amerika Ngamuk Lagi, Habis-habisan Gempur Fasilitas Militer Iran
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!
-
Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi
-
Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing
-
Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?
-
Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar
-
Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi
-
Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan
-
Apa Perbedaan HUT dan Dirgahayu? Ini Cara Penggunaan yang Tepat