Suara.com - Tim nasional U-19 Indonesia saat ini sedang melakukan persiapan sebelum bergulirnya Piala AFF U-18 2017 yang akan digelar September mendatang. Tim asuhan Indra Sjafri itu terus menggenjot persiapan terutama fisik para pemain.
Asisten Pelatih Timnas U-19 Miftahudin mengatakan fisik para pemain mengalami penurunan dari nilai VO2 Max. Namun penurunan tersebut tidak begitu besar jumlahnya dan masih bisa diatasi.
"Rata-rata anak-anak sudah di atas 59 (VO2Max). Cuma ada beberapa anak yang mengalami penurunan, tapi tidak hanya banyak hanya nol koma saja. Jadi tidak seberapa penurunannya," kata Miftahudin di lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Selasa (25/7/2017).
Mantan pelatih PS TNI itu menjelaskan penyebab turunnya hasil VO2 Max para pemain. Keadaan lapangan yang basah akibat hujan membuat para pemain tidak maksimal saat menjalani tes.
"Kemarin pas tes keadaan lapangan hujan sehingga tidak maksimal. Itu membuat tidak maksimal saat melakukan speed," jelasnya.
Selain latihan fisik, Garuda Jaya bakal melakukan partai uji coba. Calon-calon lawan pun sudah dipilihnya diantaranya PSP Padang, PSS Sleman, dan Persebaya Surabaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus