Suara.com - Pemain naturalisasi asal Montenegro Ilija Spasojevic dipastikan tidak lagi memperkuat Bhayangkara FC di musim 2018. Meski demikian, Spaso, sapaan akrab Spasojevic, menegaskan tetap bermain di Indonesia.
Spaso sendiri belum mau membeberkan nama klub yang akan disinggahinya. Pasalnya, mantan pemain Persib Bandung menginginkan kejelasan kontrak lebih dahulu.
"Saya masih belum tahu. Mungkin besok atau lusa sudah tahu. Ada beberapa klub di Indonesia, Malaysia juga dari Thailand," kata Spaso di Auditorium PTIK, Jakarta, Selasa (12/12/2017).
Alasan Spaso bertahan di Indonesia dikarenakan ingin terus bermain di tim nasional. Sebab, agenda timnas Indonesia sangatlah padat di tahun 2018.
"Tahun depan ada Asian Games, Piala AFF, saya mau masuk skuat timnas dan saya mau berada di sini. Itu target utama di karier saya, bermain untuk timnas," tambah Spaso.
"Setiap keputusan saya akan terkoneksi dengan bermain untuk timnas. Di umur 30 tahun ini saya yakin, masih bisa bermain di level tertinggi," jelasnya.
Beberapa klub yang diisukan bakal disingahi Spaso adalah Bali United. Tidak hanya itu, pemain berusia 30 tahun itu juga dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Maung Bandung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z
-
Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang
-
Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini
-
Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta
-
Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris
-
Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari
-
Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi
-
BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat