Suara.com - Juara Liga I musim lalu, Bhayangkara FC, mengaku sudah mendapatkan pengganti Ilija Spasojevic. Striker naturalisasi Indonesia ini telah memutuskan hengkang ke Bali United.
Manajer Bhayangkara FC AKBP Sumardji mengatakan, pihaknya sudah mencari pengganti pemain asing yang sepadan dengan kualitas penyerang yang menyumbang 13 gol untuk BFC itu.
"Status Spaso saat diambil itu adalah pemain asing. Sudah dicarikan penggantinya dan sudah ada. Namun tidak akan diumumkan sebelum pelaksanaan 'Awarding Night' tanggal 20 Desember nanti," kata Sumardji di Surabaya, Senin (18/12/2017).
Dia memastikan untuk pemain lokal yang resmi meninggalkan BFC adalah bek Dani Saputra yang pindah ke Persija Jakarta. Selain Dani, lanjutnya, Zulfiandi sudah mengutarakan niatnya untuk pindah.
"Lini tengah Bhayangkara FC sudah kelebihan pemain, jadi kasihan dia tidak dapat tempat bersaing di BFC," ujarnya.
Sementara untuk status Evan Dimas Darmon dan Ilham Udin Armayn, seperti pemberitaan yang dia ikuti, sampai detik ini masih ada perselisihan dan titik temu.
"Nantinya akan disampaikan apakah bisa bermain ke Selangor FA atau kembali ke Indonesia. Yang pasti kami bangga dan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Evan dan Ilham akhirnya negara lain melirik," tuturnya.
Sementara untuk status pemain lain, dia menyatakan masih akan tetap seperti musim lalu. Pelatih Simon Mcmenemy juga akan tetap melatih Bhayangkara FC musim depan.
"Komposisi pemain untuk musim depan tetap 26 pemain. Yang keluar antara pemain lokal dan asing paling hanya enam pemain," ujarnya.
Adapun status bek Brasil Otavio Dutra masih akan dievaluasi lagi. Dia menyerahkan keputusan sepenuhnya ke pelatih Simon Mcmenemy apakah masih akan memakai Dutra atau mencari bek lain.
Sumardji juga mengungkapkan, dirinya sudah berkomunikasi kepada Manajer Persebaya Surabaya Chairul Basalamah terkait apakah ada pemain BFC yang dibutuhkan Persebaya. Mengingat timnya yang kelebihan pemain.
"Kemarin saya sampaikan ke Manajer Persebaya, saya telepon. Kalau memang ada pemain yang dibutuhkan, kebetulan di BFC numpuk banyak pemain, saya persilahkan," tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA
-
Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!