Suara.com - Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria berbicara polemik karier Evan Dimas dan Ilham Udin Armyn di Malaysia bersama Selangor FA. Tisha ingin agar kedua pemain tersebut berkoordinasi dengan program PSSI ke depannya.
Ratu Tisha pun telah melakukan pertemuan dengan agen dari kedua pemain tersebut Muly Munial di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Selasa (19/12/2017). Kedua belah pihak bakal mencari solusi terkait polemik kedua pemain tersebut.
"Pertemuan tadi untuk ikut berkoordinasi dengan program yang dibuat PSSI. Itu yang kita sampaikan. Supaya dia memahami itu. Kepentingan federasi adalah kepentingan negara, karena kepentingan negara juga kepentingan masyarakat Indonesia, karena ini menjawab tantangan publik," kata Tisha usai pertemuan.
Dalam hal ini PSSI mengaku tidak memaksa Evan dan Ilham untuk memutus kontrak bersama dengan Selangor. Pihak PSSI hanya memaparkan program timnas Indonesia, karena tahun 2018 agenda tim nasional sangatlah penting.
"Kita hanya membeberkan masalahnya, ini pandangan kita, ini cara kita menyelesaikannya. Kita tidak ada harus begini begitu, ini sepak bola. PSSI tidak melarang, 2018 begitu spesial, di mana negara tempat pilihannya," jelasnya.
Lebih lanjut, Tisha menginginkan agar pemain yang bakal berkarier di luar negeri bisa berkomunikasi langsung ke PSSI. Itu agar PSSI bisa mengatur antara kompetisi di luar negeri dan program di Indonesia.
Untuk Evan dan Ilham, PSSI ingin lebih memberikan masukan yang akan berkarier di Malaysia. Terlebih, kompetisi di Malaysia tidak jauh berbeda dengan Indonesia.
"Contoh Ryuji Utomo (PTT Rayong/Thailand) kita tidak konsen dan dia sudah berkoordinasi dengan kita. Dalam perkembangan dan pertumbuhan industri, studi banding sudah dilakukan juga," tambahnya.
"Indonesia dan Malaysia memang punya rivalitas yang sangat tinggi, apabila mereka harus keluar dan pilihannya Malaysia yang memang 11-12 dengan insentitas area kompetisi kita ini. Tapi di sisi lain apabila misalnya pindah ke Jepang, Thailand, Spanyol, itu kita bisa menyesuaikan ritmenya, karena kualitas kompetisi di atas kita. Jadi gambarannya itu. Bukan hal yang berupa perintah, tapi kita beberkan masalahnya," pungkasnya.
Polemik karier Evan dan Ilham berkarier di luar negeri muncul dari Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi. Saat itu, Edy menyayangkan sikap Evan dan Ilham yang hengkang ke Malaysia. Bahkan, Edy menyebutkan kedua mantan pemain Bhayangkara FC itu tidak nasionalisme dan mata duitan.
Berita Terkait
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
-
Rizky Ridho Dicoret dari Timnas Indonesia, PSSI Geram: Itu Hoax, Belum Ada Daftar Resmi
-
Rombak Pengurus PT LIB, Yunus Nusi Gantikan Zainudin Amali
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan