Suara.com - Winger Persija Jakarta, Ramdani Lestaluhu, menyindir 'larangan' bermain di luar negeri. Sindiran ini disampaikannya melalui insta story di Instagram pribadinya.
Kuat dugaan sindiran ini ditujukan untuk Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, terkait polemik keputusan pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas dan Ilham Udin Armyn, bermain di kompetisi Malaysia.
"Pepatah untuk pemain bola Indonesia: janganlah menuntut ilmu sampai ke negeri Cina. Karena baru sampai ke negeri jiran saja sudah disuruh pulang," tulis Ramdani.
Sebelumnya, Edy mengkritisi keputusan Evan Dimas Darmono dan Ilham yang memilih merantau ke klub Malaysia, Selangor FA, ketimbang tetap bermain di kompetisi dalam negeri.
Edy menyebut, pesepakbola ibarat seorang pejuang. Gaji yang besar tidaklah sebanding dengan kepentingan bela negara.
"Pesepakbola adalah pejuang, bukan hanya mencari uang, tapi anak bangsa yang membela negaranya. Saat ini di 2018, ada sembilan even persepakbolaan. Spaso aja kita tarik, kita kekurangan pesepakbola. Ini malah pemain kita keluar," kata Edy di sela acara Awarding Night Liga 1 2017, di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (22/12/2017).
"Kalau karena alasan uang, saya tidak sependapat, karena nilai-nilai bangsa ini bukan uang. Siapapun dia, termasuk wartawan, dipanggil negara, harus kembali," lelaki yang juga menjabat Pangkostrad ini menambahkan.
Evan Dimas dan Ilham sendiri sudah mengikat kontrak di Selangor FA. Hingga kini, belum ada titik terang terkait polemik keduanya.
Baca Juga: Bom Bunuh Diri di Kabul, 5 Tewas, ISIS Klaim Bertanggung Jawab
Tag
Berita Terkait
-
Gonjang Ganjing Persija Jelang Kick Off Super League, Diboikot Jakmania Manajemen Ambil Langkah Ini
-
Malaysia Darurat Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Infeksi ISPA hingga Diterjang Super El Nino
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
-
Update Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi Lawan Kedua
-
3 Slot Pemain Asing Masih Kosong, Persija Jakarta Tunggu Request Shin Tae-yong
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
Terkini
-
Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna
-
Data Desil Ngawur, PDIP Temukan 130 Mahasiswa Unpad hingga Anak Tukang Becak Masuk Desil 9
-
5 Film Thriller Park So-dam Bisa Ditonton Setelah The Journey to Gyeongju
-
Sembilan Kali Juara Dunia Merapat! FIA Rallycross World Cup 2026 Siap Gegerkan Jakarta
-
Diskon Rp2,5 Juta BRI untuk Pembelian Huawei Pura 90s Pro Max, Cek Caranya!
-
9 Sistem Pencernaan Manusia Organ dan Fungsinya
-
Gonjang Ganjing Persija Jelang Kick Off Super League, Diboikot Jakmania Manajemen Ambil Langkah Ini
-
Alasan Belum Siap, Ruben Onsu Minta Polisi Tunda Pemeriksaan Kasus Penipuan Rp3,5 M
-
Sejarah Terulang! Deretan Nenek Moyang Para Koruptor: Dari Tokoh Agama hingga Pejabat Militer
-
Buntut Demo 27 Agustus, Tukang Cermin di Pejompongan Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal