Suara.com - Persija Jakarta akan melakoni babak delapan besar Piala Presiden 2018 menghadapi Mitra Kukar di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/2/2018). Meski di atas kertas lebih diunggulkan, Macan Kemayoran enggan meremehkan lawannya
Bahkan Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco menyebutkan seluruh pemain Mitra Kukar berbahaya. Oleh karena itu, Pelatih asal Brasil tersebut tidak mematok satu atau dua pemain untuk diwaspadai.
"Semua pemain Mitra Kukar berbahaya jika berada di kotak penalti. Jadi kami tidak akan membiarkan mereka leluasa di kotak penalti," kata Teco di lapangan Sutasoma, Halim Perdana Kusuma, Rabu (1/2/2018).
Terkait regulasi pertandingan yang langsung adu penalti jika hasil imbang, Teco sudah mempersiapkannya. Latihan pun sudah dilakukan guna terjadi adu penalti di laga itu.
Namun, Teco enggan menyebutkan siapa eksekutor yang bakal melakukannya. Itu karena dia tidak ingin strateginya diketahui oleh lawan.
"Karena delapan besar menggunakan sistem gugur kami tentu juga mengantisipasi jika terjadi adu penalti. Soal siapa penendangnya tentu tidak bisa kami sampaikan karena termasuk strategi juga," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
-
Shin Tae-yong Buka Suara soal Hukuman Berat KFA: Ada Banyak Hal yang Tidak Adil
-
Shin Tae-yong Blak-blakan Persija Belum Ideal Jelang Piala Presiden 2026
-
Bukan Juara, STY Ungkap Target Utama Persija di Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara