Suara.com - Pemain bintang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar dipastikan menepi saat timnya melakoni laga hidup mati di babak 16 besar Liga Champions. Neymar dipastikan tidak bisa berlaga menyusul cedera parah yang saat ini membekapnya.
Seperti diketahui, PSG saat ini tertinggal agregat 3-1 dari Real Madrid setelah tumbang di leg pertama yang berlangsung di Santiago Bernabeu pertengahan Februari kemarin. Untuk bisa membalikkan keadaan, PSG paling tidak membutuhkan kemenangan 2-0 di Parc des Princes.
Namun jelang laga krusial tersebut, pemain asal Brasil itu dipastikan tidak akan bisa memperkuat timnya. Neymar harus menjalani operasi untuk memulihkan cedera yang dialaminya saat PSG mengalahkan Marseille 3-0 akhir pekan kemarin.
Neymar mengalami patah tulang di bagian metatarsal kelima pada bagian kaki kanannya. Pemain 26 tahun itu tidak memiliki pilihan selain menjalani operasi yang pastinya membutuhkan waktu lebih lama untuk memulihkan kondisinya.
Dr Rodrigo Lasmar, dokter tim nasional Brasil, adalah orang yang akan melakukan operasi pada Neymar. Operasi itu sendiri dijadwalkan pada akhir pekan ini.
Soal kondisi Neymar saat ini, Lasmar menyebut jika Neymar merasa terpukul. Namun dirinya mengerti jika dia sudah tidak memiliki pilihan lain, selain melupakan laga hidup mati PSG vs Madrid dan berpikir panjang untuk bisa tampil di ajang Piala Dunia 2018 mendatang.
"Dia sangat sedih, kesal. Tapi dia mengerti tidak memiliki pilihan lain (selain operasi) untuk bisa pulih secepatnya," kata Lasmar seperti dilansir Soccerway.
"Terdapat tulang yang patah di bagian tengah kakinya, dan operasi akan dilakukan pada Sabtu (3/3/2018) di Belo Horizonte," tambahnya.
Usai menjalani operasi, diperkirakan Neymar membutuhkan waktu paling cepat tiga bulan untuk bisa kembali pulih seperti sedia kala. Namun waktu masa pemulihan baru bisa dipastikan setelah operasi selesai dilakukan.
"Kami belum bisa pastikan. Mungkin dua setengah bulan, bahkan tiga bulan untuk pemulihan. Kami baru bisa pastikan setelah operasi," ujar Lasmar.
Leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara PSG vs Real Madrid akan digelar di Paris, 7 Maret mendatang.
Berita Terkait
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
-
Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!
-
Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL