Suara.com - Manajer Persebaya Surabaya, Chairul Basalamah mengaku tidak terlalu mempersoalkan minimnya produktivitas gol skuat Bajul Ijo di kompetisi Liga 1 2018. Menurutnya, terpenting adalah kolektivitas permainan tim dan kemenangan.
"Striker tidak harus dibebani dengan jumlah gol. Tetapi kerja tim dan menang itu adalah harapan saya," ujar Chairul yang ditemui di Lapangan Polda Jatim, Surabaya, Kamis (5/4/2018).
Tercatat, dalam dua laga yang dijalani Persebaya di Liga 1 2018, tim asuhan Angel Alfredo Vera baru mengemas dua gol. Keduanya lewat pemain asing mereka, Robertino Pugliara dan David Aparecido Da Silva.
Pugliara menorehkan satu-satunya gol kemenangan Persebaya saat menghadapi tamunya Perseru Serui di laga pembuka di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 25 Maret lalu.
Sedangkan, Da Silva menyelematkan tim kesayangan Bonek Mania ini dari kekalahan kala berhadapan dengan Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, yang berakhir dengan skor 1-1 pada 30 Maret 2018.
Kini, Irfan Jaya dan kawan-kawan bersiap menerima tantangan dari tamunya Barito Putera dalam pekan ketiga Liga 1 2018, Minggu (8/4/2018), di Stadion Gelora Bung Tomo.
Dijelaskan Chairul, para pemainnya sudah siap meladeni perlawanan klub yang saat ini dilatih mantan bomber asing Persebaya, Jacksen F. Tiago.
Dia pun berharap anak-anak Bajul Ijo bisa memperlihatkan kekompakkan dalam bermain, bukan individualitas.
Baca Juga: Nelson Alam Siap Perkuat Persebaya Kontra Barito Putera
"Semua pemain sangat menikmati (latihan), sehingga tidak terlihat lelah atau jenuh. Yang jelas, pada prinsipnya, semua pemain siap serta maksimal dalam pertandingan mendatang," tegas Chairul. [Achmad Ali]
Berita Terkait
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
-
Persija Tumbang dari Persebaya, Shin Tae-yong Blak-blakan Soal Kelemahan Macan Kemayoran
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan