Suara.com - Persija Jakarta dipastikan gagal melaju ke final Piala AFC 2018 zona ASEAN usai kalah dalam dua leg dari Home United 3-6. Manajer Persija Marsma TNI Ardhi Tjahjoko menyikapi kegagalan ini dengan positif.
Menurutnya, melajunya Macan Kemayoran hingga semifinal sudah melampaui target yang diberikan oleh manajemen. Sebagaimana diketahui, Persija ditargetkan hanya lolos fase grup Piala AFC 2018.
“Kalo tanggapan saya biasa saja ada menang ada seri ada kalah. Mungkin dewi fortuna belum ikut ke Persija saat ini. Kalo dilihat dari permainan kita tidak terlalu jelek,” ujar Ardhi.
Memang, kekalahan tersebut tentu menjadi hal yang mengecewakan. Padahal, Persija berpeluang lolos ke final jika saja berhasil mengalahkan Home United 1-0 di leg kedua yang berlangsung di SUGBK, Selasa (15/5/2018).
Namun, hal itu justru tidak terjadi. Ismed Sofyan dan kawan-kawan malah dipermalukan dengan skor 1-3. Meski begitu, Ardhi sudah cukup puas dengan perjalanan Macan Kemayoran di kompetisi Asia tersebut.
“Target kita disini tidak muluk-muluk, target kita lolos grup sementara jika lolos ke babak selanjutnya kesananya bonus. Tapi apa boleh buat kita terhenti disini. Saya rasa kecewa ada apalagi kita hanya butuh satu gol tapi apa boleh buat terima kekalahan dengan besar hati,” tambahnya.
Selanjutnya Ardhi meminta para pemain untuk bangkit mengingat masih ada Liga 1 2018. Dia meminta kepada pemain untuk menerima dengan besar hati kekalahan ini.
"Kita harus terima dimana hasilnya kalah, kita tidak bisa lolos apa boleh buat. Kini fokus kita ke Liga 1. Tanggal 20 lawan Persela Lamongan nanti Jumat kita akan berangkat kesana," tutupnya.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Buka Suara soal Hukuman Berat KFA: Ada Banyak Hal yang Tidak Adil
-
Shin Tae-yong Blak-blakan Persija Belum Ideal Jelang Piala Presiden 2026
-
Bukan Juara, STY Ungkap Target Utama Persija di Piala Presiden 2026
-
Baru Gabung Setengah Musim, Persija Justru Lepas Cyrus Margono
-
Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih