Suara.com - Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018 antara Kroasia melawan Denmark harus dilanjutkan ke babak extra time. Tidak ada tambahan gol sehingga skor kedua tim masih tetap imbang 1-1 hingga akhir babak kedua.
Pada pertandingan di Nizhny Novgorod Stadium, Senin (2/7/2018) dini hari WIB, kedua tim sama sama memiliki banyak peluang di babak kedua. Namun tetap tidak ada gol yang tercipta danmasa perpanjang waktu harus dilakukan oleh kedua tim.
Denmark langsung menekan dan sudah berhasil unggul saat laga baru satu menit. Berawal dari tendangan bebas dan sempat terjadi kemelut depan gawang dan Mathias Jørgensen akhirnya menyelesaikan umpan Thomas Delaney lewat sepakan kaki kirinya yang gagal dibendung kiper Danijel Subasic.
Namun, Kroasia langsung bangkit mengejar ketertinggalannya. Pada menit ke-4, Mario Mandzukic sudah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah dia mendapatkan bola pantul dari pemain Denmark dan dengan dingin melepaskan tembakan kaki kanannya di depan gawang.
Kroasia masih mencoba menekan Denmark. Pada menit ke-12, sebuah usaha Ivan Perisic lewat tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih dapat dapat diblok pemain belakang Denamrk. Lagi Perisic mencoba mengancam di menit ke-19 lewat sepakannya dari sisi kiri namun kembali diblok.
Pada menit ke-20, Mandzukic sempat terjatuh di kotak penalti setelah dihadang oleh Jonas Knudsen. Namun wasit Nestor Pitana akhirnya menyatakan bahwa itu bukanlah pelanggaran setelah dipastikan lewat review video assistant referee (VAR).
Denmark mencoba balik menekan lewat ancaman Christian Eriksen namun tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih dapat diblok. Sementara peluang Martin Braithwaite lewat sepakan kaki kanannya di depan gawang masih dapat diamankan kiper Danijel Subasic di menit ke-27.
Setelah itu, serangan dilancarkan oleh Kroasia di menit ke-29. Tembakan kaki kanan Ivan Rakitic dari luar kotak penalti masih dapat diamankan Kasper Schmeichel. Sementara ancaman Ivan Perisic dari tengah kotak penalti masih terlalu tinggi di atas gawang.
Kroasia mencoba mengancam lewat sundulan Dejan Lovren namun masih melebar di samping gawang di menit ke-39. Tiga menit kemudian Denmark melakukan ancaman namun tendangan lambung Eriksen masih membentur pojok mistar gawang Kroasia.
Peluang di akhir babak pertama dimiliki oleh Kroasia Ivan Rakitic lewat sepakan kaki kirinya namun bola masih dapat diamankan oleh kiper Kasper Schmeichel. Skor 1-1 bagi kedua tim bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Kroasia lebih dulu mengambil inisiatif serangan. Namun tembakan kaki kiri Ivan Perisic dari luar kotak penalti masih melambung di atas gawang. Sementara Mario Mandzukic lebih dulu tertangkap offside saat mencoba mendapatkan umpan terobosan Luka Modric di menit ke-50.
Setelah bola lebih banyak berkuat di tengah lapangan Denmark akhirnya mencoba menguasai bola. Denmark melakukan ancaman di menit ke-56 lewat sepakan Martin Braithwaite dari sudut sempit namun masih melenceng di sisi kanan gawang.
Kroasia balik menekan lewat usaha Ivan Perisic dari sisi kiri kotak penalti namun sepakan kaki kanannya masih dapat diblok di menit ke-64. Satu menit kemudian ancaman Ante Rebic lewat tembakan kaki kanannya dari luar kotak penalti juga masih dapat dihadang.
Giliran Denmark balik menyerang di menit ke-72 lewat tembakan keras kaki kanan Nicolai Jorgensen dari sisi kanan kotak penalti namun masih dapat diamankan Danijel Subasic. Sementara usaha Christian Eriksen dari luar kotak penalti masih melenceng ke sisi kiri gawang.
Serangan balik dari Kroasia namun usaha Luka Modric dan Ante Rebic masih belum dapat mengubah kedudukan. Pada menit ke-84, ancaman kembali dilakukan oleh Kroasia namun tandukkan Perisic menyambut tendangan bebas masih terlalu lebar.
Menjelang akhir babak kedua, peluang Kroasia lewat Ivan Rakitic masih melenceng di sisi kiri gawang. Sedangkan peluang dari Denmark lewat sepakan Martin Braithwaite juga masih belum tepat sasaran. Skor tetap imbang 1-1 hingga akhir babak kedua.
Berita Terkait
-
Elegi Luka Modrik: Last Dance Piala Dunia yang Harus Berakhir di Kaki Sahabat Karibnya Sendiri
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Tekuk Kroasia 2-1, Portugal Siap Akhiri Rekor Nirbobol Spanyol di 16 Besar
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan