Suara.com - Legenda hidup Argentina Diego Maradona meminta maaf kepada FIFA dan wasit. Hal itu menyusul komentarnya usai kemenangan Inggris atas Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia 2018 dan juga kritikannya kepada wasit Mark Geiger.
Maradona sempat menjadi sorotan saat Piala Dunia ini setelah dia mengatakan bahwa kemenangan Inggris atas Kolombia adalah perampokan besar. Ia juga mengkritik wasit Geiger menyebutnya tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
Ia tampaknya keberatan dengan keputusan wasit yang memberi penalti untuk Inggris. Bahkan, Maradona juga menyalahkan komite wasit FIFA Pierluigi Collina yang memilih Mark Geigar untuk memimpin pertandingan tersebut.
Komentar Maradona akhirnya mendapatkan teguran keras dari Badan Sepak Bola Dunia (FIFA). FIFA menyesalkan karena pernyataan tersebut datang seorang pemain yang telah menulis sejarah dalam sepak bola.
Maradona pun akhirnya mencoba berdamai dan meminta maaaf atas komentarnya tersebut kepada FIFA. Ia juga mengakui bahwa tugas wasit tidak mudah saat di atas lapangan.
"Karena rasa emosi saat mendukung Kolombia pada hari yang lain saya mengatakan beberapa hal dan saya mengakui, beberapa di antaranya tidak dapat diterima," tulis Maradona di akun Instagram-nya seperti dilansir Antara.
"Saya minta maaf kepada FIFA dan presidennya (Gianni Infantino); meskipun saya kadang tidak setuju dengan beberapa keputusan perwasitan, saya sangat menghormati pekerjaan - yang tidak mudah - yang dilakukan wasit," sesalnya. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Laga Terbaik Piala Dunia 2026? Inggris Kalahkan Prancis 6-4, Ending-nya Bikin Haru
-
Purbaya Sebut Kegiatan PFII Pakai Valuta Asing, Komunikasi Bahasa Inggris
-
Lionel Messi Ikuti Jejak Maradona, 'Menghilang' di Final Piala Dunia 2026
-
Jude Bellingham Ukir Rekor Baru, Kukuhkan Posisi sebagai Bintang Top?
-
Prancis vs Inggris: Demi Sepatu Emas Mbappe, Les Bleus Bakal Tampil Ganas?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan