Suara.com - Penampilan gemilang Amiruddin Bagus Kahfi bersama tim nasional Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 2018 memuat dirinya dijuluki the next Bambang Pamungkas. Selain gaya bermain yang mirip, Bagus juga menggunakan nomor punggung 20 identik dengan Bambang Pamungkas.
Bagus Kahfi kini menjadi top skor sementara Piala AFF U-16 dengan torehan 11 gol. Jumlah tersebut sangat berpeluang untuk bertambah mengingat Garuda Asia akan melakoni babak semifinal.
Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas, angkat bicara soal performa penggawa Garuda Asia itu. Bambang angkat topi untuk Bagus Kahfi, namun keberatan jika pemain muda asal Magelang itu disamakan dengan dirinya karena bisa menimbulkan tekanan yang menghambat perkembangan pemain itu sendiri.
"Kalau ada the next-the next menurut saya jangan dulu lah. Biarkan mereka menikmati ini dulu. Karena tekanan yang ada nanti menurut saya bisa membuat talenta tidak seperti apa yang kita inginkan," kata Bepe di Jakarta, Selasa (7/8/2018).
"Tapi, ada potensi di sana kita lihat ke depannya, kita dukung dan kita doakan. Kami bangga dengan sepak bola Indonesia untuk saat ini," jelasnya.
Bepe menyarankan agar Bagus Kahfi tidak terlalu diberi tekanan berlebih. Pemain yang pernah memperkuat Selangor FA itu mengaku ingin melihat Bagus bisa berkembang hingga level senior.
"Saran saya biarkan berkembang, biarkan mereka menempati posisi itu. Jangan diganggu biar mereka melewati proses berjuang. Ini perlu proses cukup panjang, agar mereka menikmati itu dan sampai ke level yang kita inginkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie